Genie part 15 (END) – Taeny Fanfiction

Image

PS : Haahaha akhirnya Genie berakhir. Perjalanan panjang, menulis ini memakan waktu berbulan bulan bagi kami. Perdebatan panjang untuk alur di malam hari berakhir, hahahaa. Sebenarnya Genie akan diakhiri di chapter 16 tapi ku kira 15 chapter lebih baik. Selamat menikmati last episode of Genie, tinggalkan banyak jejak ^^ Tinggalkan pendapat kalian mengenai Genie ya readers. Gomawo :D

 

Tittle    : Genie – Tell me your wish. Chapter 15 (END)

Author: Jullay + Frinsyo

Editor  : Jullay

Genre  : Gender Bender, Fantasy, Romance

Cast     : All SNSD members

 

Author POV

 

***

Beberapa jam berlalu, ke enam orang itu tetap menunggu di depan ruang ICU. Mereka nampak begitu khawatir. Ketika pintu ICU terbuka semua orang disitu berlari mendekat, menuju dokter yang keluar dengan seragam ruang ICU yang masih melekat pada tubuhnya.

“Bagaimana?”

“Bagaimana putri saya dok?” tanya Taeyeon

Dokter tersebut menghela nafas dan mereggangkan otot wajahnya merubah mimik yang diperlihatkan

“Putri anda berhasil melewati masa kritis” terang sang dokter

“Kami berhasil mengeluarkan air dalam paru paru nya” lanjutnya

Taeyeon, Tiffany dan keempat orang lainya bernafas lega mendengarnya.

“Kami akan segera memindahkan putri anda ke kamar nya lagi. Anda bisa menemuinya sesudah nya. Dia sudah menunggu kalian” ucap dokter tersenyum lalu berjalan masuk ke dalam ruang ICU lagi.

 

***

Keempat sahabat Yoona memasuki kamar Yoona segera setelah Yoona dipindahkan dari ruang ICU. Mereka semua berteriak kompak begitu tiba di dalam nya.

“Yoona!!!” teriak mereka melihat Yoona yang sedang duduk di ranjang nya. Yoona dia sudah sadar dari koma nya.

“Yoona!!” teriak Sooyoung senang dan segera berlari memeluknya

“Yoona, kau sadar! Kau kembali” pekik Sooyoung senang, Yoona hanya membalas dengan senyum mengembang

“Yoong, aku senang kau kembali” kata Seohyun tulus, Yoona tersenyum kembali.

Tepat ketika itu pintu kamar Yoona terbuka lagi. Kali ini Taeyeon dan Tiffany yang masuk ke dalam nya.

“Yoona…” ucap Tiffany penuh keharuan melihat Yoona yang sudah sadarkan diri.

Tanpa buang waktu Tiffany segera memeluk Yoona, dia menciumi Yoona berkali kali dengan mata berkaca kaca dia berkata

“Terimakasih Tuhan”

“Yoona…” Tiffany memperdalam pelukan nya

“Umma” ucap Yoona tersenyum senang

 

***

Sooyoung menyipitkan mata mengekspresikan tak percaya. Begitu pula Hyoyeon yang mendengus dan Sunny yang tertawa kecil. Hanya Seohyun yang memasang ekspresi percaya dengan cerita Yoona.

“Yyak!! Jinjayo!! Kalian harus percaya dengan ku” ucap Yoona

“Iya, kami percaya. Kau pasti memimpikan nya” kata Sunny

“Aaaa, aniyaa. Aku mengalami nya, itu nyata. Aku tidak berbohong” tegas Yoona

“Baiklah baiklah” Hyoyeon menengahi

“Kau mengatakan pada kami bahwa saat kau ‘koma’ kau pergi ke Sungai Persimpangan dan bertemu dengan ‘malaikat maut’”

“Genie” Yoona membetulkan ucapan Hyoyeon

“Yaah baiklah, kau bertemu dengan ‘Genie’ yang mengajakmu melakukan perjalanan waktu ke masa lalu. Begitu?”

“Dae” angguk Yoona mantap

“Karena itu paru paru mu penuh air kau pasti berenang di Sungai Persimpangan kan?” ledek Hyoyeon, Sunny dan Sooyoung tertawa terpingkal pingkal

“Yyyak!!” umpat Yoona kesal

“Jinjayo! Aku tidak berbohong, jinja. Itu juga bukan mimpi dan aku tidak berenang di Sungai, aku naik perahu” Yoona berusaha meyakinkan tapi seperti nya teman nya masih meragukan ucapan Yoona

“Kau naik perahu? Perahu layar?” ledek Sooyoung

“Aaa, ani! Youngie kau harus percaya padaku, ne? Jinja, aku tidak bermimpi. Aku mengalaminya langsung” Yoona merengek

“Baiklah, kita anggap saja kau tidak bermimpi dan mengalami itu” kata Sunny

“Yyak!! Itu sama saja kau tidak percaya. Jinja, aku tidak bohong” Yoona mengacungkan tangan nya membentuk angka dua

“Apa Genie yang kau temui itu perempuan atau dia laki laki?” tanya Seohyun tiba tiba

Yoona menoleh ke Seohyun, menatap nya dengan haru lalu berkata

“Seo, kau percaya ucapan ku kan? Kau percaya aku tidak bohong kan?” tanya nya, Seohyun mengangguk dan Yoona langsung berhambur memeluk Seohyun kesenangan

“Aku pernah melihat film kalau orang yang sedang koma biasanya mengalami hal hal yang ajaib” komentar Seohyun

“Aigoo, Juhyun yya kau maniak drama ternyata” ledek Sooyoung

“Jinja, aku juga pernah membaca kesaksian tentang pengalaman pengalaman yang seperti Yoona alami” elak Seohyun

“Kenapa aku jadi takut dengan kalian berdua ya?” canda Hyoyeon membuat Sunny tertawa

“Sudalah, jangan dengarkan mereka Seo. Mereka tidak akan mengerti” kata Yoona, Seohyun mengangguk

“Jadi apa dia perempuan atau laki laki? Seperti apa Genie itu?” Seohyun melanjutkan pertanyaan nya yang terputus

“Dia laki laki dan sebenarnya dia tampan” jawab Yoona

“Aigoo, aigoo, aigoo kalian ini apa yang kalian bicarakan?” Sooyoung tak habis pikir

“Sudalah diam saja kau tidak usah mendengar nya kalau mau” kata Yoona ketus

“Yyak!! Kim Yoona kenapa kau bicara seperti itu?” Sooyoung emosi

“Kau sendiri tak mau mempercayai ucapan ku”

“Yyak karena itu semua tidak masuk akal” balas Sooyoung

“Sudalah kalian jangan bertengkar. Kenapa Yoona baru kembali dan kalian bertengkar karena hal seperti itu” Sunny menengahi

Sooyoung dan Yoona diam tak melanjutkan pertengkaran mereka. Tepat ketika itu seseorang membuka pintu kamar Yoona dan masuk ke dalam.

“Appa!!” teriak Yoona senang

Taeyeon membalas panggilan putri nya dengan senyum lebar yang mengembang di wajah nya.

“Sebaiknya kita pergi. Kajja” ajak Sunny

Setelah berpamitan pada Yoona dan Taeyeon, Sunny dan ketiga orang lain nya pergi meninggalkan ayah dan anak tersebut.

“Bagaimana kondisi mu?” tanya Taeyeon duduk di kursi sebelah ranjang Yoona

“Semakin baik, kurasa sebentar lagi aku bisa pulang ke rumah” jawab Yoona tersenyum ceria

“Appa senang kau kembali” kata Taeyeon

“Ayah merindukan ku?” tanya Yoona

“Tentu saja, nomu bogoshiposo” ucap Taeyeon membuat Yoona tertawa

“Oiya aku juga senang Appa dan Umma akhirnya kembali bersama” balas Yoona

“Kau sudah mendengarnya?”

Yoona mengangguk kemudian berkata

“Aku dengar dari Sooyoung, Sunny dan yang lain nya”

“Ini seperti mimpi Appa dan Umma kembali bersama” Yoona tak henti henti nya menebarkan senyum senang

“Appa juga merasa seperti sedang bermimpi” komentar Taeyeon

“Oiya Appa, ada yang ingin aku tanyakan” kata Yoona

“Tanyakan saja”

“Hmm… ini tentang kecelakaan tujuh tahun yang lalu” Yoona berucap membuat Taeyeon mengerutkan dahi penasaran

“Kenapa Appa menyelamatkan Jessica ajumma? Kenapa Appa lebih memelih menyelamatkan Jessica ajumma dulu bukan menyelamatkan Umma?” tanya Yoona dengan rasa haus akan jawaban Taeyeon yang begitu besar

“Darimana kau tau?” Taeyeon bertanya balik

“Aku … aku memimpikan nya saat koma” jawab Yoona

Taeyeon masih terkejut mendengar pertanyaan Yoona. Lebih terkejut mengetahui kalau Yoona tau tentang kecelakaan itu.

“Appa tidak mau memberi tau ku alasan nya?” Yoona bertanya, menyadarkan Taeyeon untuk segera keluar dari pikiran nya sendiri

“Tidak, bukan seperti itu” katanya

“Jadi?”

“Tidak ada alasan apa pun” jawab Taeyeon

“Maksudnya?”

“Saat itu Umma mu terlempar keluar dia berada jauh dari jangkauan Appa. Appa melihat orang orang segera datang dan menolong Umma mu sementara Jessica ajumma terjebak tak sadarkan diri di mobil bersama Appa. Karena itu Appa menolong Jessica ajumma. Bukan memilih siapa yang lebih dahulu ditolong tapi siapa yang bisa ditolong terlebih dahulu”

“Benarkah?”

“Tentu saja” Taeyeon mengangguk yakin

“Bagaimana kalau Appa, Umma dan Jessica ajumma terjebak di mobil bersama sama saat itu. Siapa yang akan Appa tolong lebih dulu?”

“Yyak, kenapa kau bertanya pertanyaan seperti itu?” protes Taeyeon

“Aaa, palli jawab saja siapa yang Appa tolong lebih dulu?” tanya Yoona terus terusan

“Tentu saja Appa akan menolong Umma mu lebih dulu” jawab Taeyeon membuat Yoona tersenyum lebar gembira

“Bagaimana kalau aku juga ada di mobil itu. Siapa yang Appa selamatkan lebih dulu?”

“Yyak, pertanyaan mu semakin tidak masuk akal. Appa tidak mau menjawab”

“Appa ayo jawab. Palli jawab, siapa yang Appa selamatkan dulu aku atau Umma?”

“Appa tidak bisa memilih diantara kalian berdua. Sudalah Yoong berhenti bertanya hal yang aneh” Taeyeon menghindar

“Ayolah Appa, siapa yang Appa selamatkan dulu. Aku atau Umma?” Yoona merengek meminta Taeyeon menjawab tapi Taeyeon bersikukuh diam

“Appa!!” panggil Yoona

“Appa!!!!!!!!”

“APPPAAAA!!!!!!!!!!!!!!!!” teriak Yoona keras

“Baiklah baiklah Appa akan menyelamatkan mu lebih dulu” jawab Taeyeon

“Jinjayo?” mata Yoona menyipit seperti anak kucing menggoda Taeyeon

“Ne, Appa menyelamatkan mu lebih dulu” ulang Taeyeon, Yoona senang

“Lalu Umma?” lanjutnya bertanya

“Setelah kau, Appa akan menyelamatkan nya” jawab Taeyeon

“Berarti aku nomor satu dan Umma nomor dua. Benar tidak?”

“Yyak! Kim Yoona!!” Taeyeon geram melihat tingkah putri nya

“Benar tidak Appa? Aku nomor satu kan? Iya kan?”

“Appa tidak mau jawab” kata Taeyeon lalu berjalan keluar dari kamar Yoona tidak mempedulikan suara Yoona terkikik memanggil manggil nya. Sepertinya Yoona puas telah berhasil menggoda Appa nya.

 

***

Satu minggu berlalu sejak Yoona tersadar dari koma nya. Kondisi fisik Yoona secara perlahan semakin membaik dan kembali dalam keadaan prima. Dokter akhirnya memperbolehkan Yoona untuk kembali ke rumah. Dan saat ini Yoona sedang berdiri di depan pintu utama rumah sakit bersama Tiffany, Taeyeon sedang mengambil mobil di parkiran. Hari itu hujan turun rintik, Yoona terlihat cantik dengan dress selutut dan sweater hijau serta rambut yang di ikat setengah.

“Handphone Umma seperti nya tertinggal di kamar mu” Tiffany mengacak acak tas nya

“Biar aku ambilkan” kata Yoona berbaik hati

“Tidak usah, biar Umma yang ambil kau tunggu Appa mu disini” perintah Tiffany lalu setengah berlari meninggalkan Yoona

Yoona memperhatikan Umma nya berlari menjauh. Karena perhatian Yoona terlalu tercurah kepada Umma nya, Yoona tidak memperhatikan keadaan sekitar. Akibatnya Yoona bertabrakan dengan seorang pria yang menyebabkan buku buku yang di bawa si pria jatuh berantakan.

“Aah, mianheyo” Yoona membungkuk merasa bersalah

Yoona ingin membantu si pria membereskan buku tapi terlambat si pria itu sudah berhasil merapikan sendiri buku nya dan pergi menjauhi Yoona.

“Aihs, kau bodoh sekali” Yoona memukul pelan kepala nya

Yoona menunduk ke bawah merasa menyesal sekaligus bodoh dan dia menemukan sebuah buku. Buku pria yang menabrak nya tadi tertinggal satu. Tanpa berpikir panjang Yoona memungut buku itu dan berlari menerobos hujan mengejar pria yang berjalan dibawah payung merah muda itu.

“Ajusshi!!” teriak Yoona

“Ajusshi!” Yoona berlari cepat dia kemudian berhasil meraih tangan pria itu. Yoona menarik tangan kanan pria itu yang sedang memegang payung membuat pria itu berputar ke arah Yoona.

Sesaat setelah pria yang dipanggil Yoona berputar ke arahnya dan wajahnya berhadapan dengan Yoona. Tiga detik kemudian Yoona mengenali wajah pria itu.

“Genie …” panggil Yoona

love rain

Pria yang dipanggil Yoona Genie tersebut. Yang wajahnya memang persis dengan Genie tersebut berkata.

“Aneyong, Kim Yoona” katanya lalu tersenyum, Yoona membalas nya dengan senyum pula

Kedua orang itu saling tertawa di bawah payung merah muda yang melindungi mereka dari air hujan yang jatuh membasahi.

 

Setahun kemudian . . . . .

 

Yoona POV

Dear diary

Sudah lama sekali aku tidak menulis disini, mungkin hampir setahun

Yaah terakhir aku memang menulis sehari sebelum pesta ulang tahun ke tujuh belas ku dimulai

Dan sekarang aku menulis sehari juga sebelum pesta ulang tahun ku ke delapan belas dimulai

Hahaha, terdengar lucu ^^

Selama setahun ini benar benar terjadi banyak hal yang luar biasa

Salah satu nya yang paling aku syukuri dan membuat ku sangat bahagia yaitu Appa dan Umma, mereka akhirnya bersatu kembali

Umma bahkan saat ini sedang mengandung calon adik ku, hehehee

Ternyata setelah rujuk mereka benar benar cepat memberiku adik :p

Aku tidak sabar Umma melahirkan dan aku akan menjadi seorang kakak, hahahaa~

Sepertinya kebahagian ku tiada yang menghalangi

Bagaimana dengan Jessica ajumma dan Yuri ajusshi?

Kau tau diary??

Aigoo, kau pasti tidak percaya mendengar nya.

Mereka MENIKAH !!!

Yeah, menikah – married

Aku tidak tau bagaimana mereka bisa seperti itu?

Berpikiran untuk menikah maksudku.

Kukira selama ini mereka masing masing menyukai Appa dan Umma, tapi untunglah pikiran ku salah.

Dan yang membuat ku merasa bodoh, kenapa tidak dari dulu saja aku berpikiran menjodohkan Jessica ajumma dan Yuri ajusshi.

Yoong pabbo :X

Tapi biarlah, yang penting sekarang mereka tidak akan menjadi pengganggu, hahahaa XD

Kau tau diary, selain kejadian luar biasa di atas yang sudah kutulis. Aku juga mengalami kejadian yang luar biasa saat aku koma.

Aku pergi ke Sungai Persimpangan bertemu Genie dan melakukan perjalanan waktu dengan nya.

Yang hebat bukan hanya itu saja, setelah aku sadar dari koma. Di dunia nyata ini aku juga bertemu dengan dia. Genie.

Dan sekarang Genie sudah menjadi namjachingu ku, hahahaa :$

Kurasa aku benar benar melewati setahun ini dan menempuh usia saat ini dengan perjalanan yang luar biasa.

Kurasa ini berkat Tuhan dia sungguh menyertai dan membantuku.

Terimakasih 0:)

 

 

Author POV

***

Keesokan hari nya pesta ulang tahun ke delapan belas Yoona tiba. Semua teman teman Yoona, serta keluarga dan kerabat orang tua nya datang. Tak luput juga ke empat sahabat Yoona, Sooyoung, Seohyun, Sunny, Hyoyeon dan tentu nya Namjachingu Yoona. Di pesta itu juga nampak Yuri dan Jessica yang baru saja pulang berbulan madu dari Bali.

“Yoong, selamat ulang tahun” ke empat sahabat Yoona berteriak gembira

“Gomawo” balas Yoona terharu

“Ini hadiah untukmu” Sooyoung memberikan hadiah nya, disusul Seohyun, Hyoyeon lalu Sunny terakhir

“Woww daebak, gomawo” puji Yoona

“Cheon ne” balas Seohyun tersenyum

“Ini untuk mu” namjachingu Yoona mengulurkan hadiah berupa sebuah buket bunga mawar yang indah

“Gomawo” terima Yoona tersipu

“Aigoo, kalian membuat ku iri” komentar Hyoyeon

“Kalau begitu cepat cari pasangan mu” balas Yoona

“Kau kira semudah membalik telapak tangan, ckk” gerutu Hyoyeon membuat yang lain tertawa

“Yya, Yoong. Kau tak pernah cerita pada kami bagaimana kau bertemu dengan nya” lanjut Hyoyeon bertanya

“Jinjayo?” Yoona kaget mengetahui nya, Hyoyeon dan yang lain nya mengangguk serempak

“Yyak Geun Seuk-aa” panggil Sooyoung pada namjachingu Yoona yang bernama Jang Geun Seuk

“Ceritakan pada kami bagaimana kalian bertemu” paksa Sooyoung sementara Geun Seuk hanya tersenyum malu

“Aigoo, aigoo lihat pasangan ini” cibir Sooyoung

“Kau tidak akan percaya cerita ku Youngie” kata Yoona

“Memangnya kenapa?” tuntut Sunny penasaran, Yoona tersenyum

“Nanti akan kuceritakan” katanya

Sementara disisi lain seorang wanita sedang duduk di sebuah kursi putih. Wanita itu sedang duduk sambil mengelus perutnya yang begitu besar. Wanita itu Tiffany dan dia sedang hamil tua. Kurang lebih seminggu lagi Dokter memperkirakan dia akan melahirkan.

“Yeobbo, ini jus mu” Taeyeon mengulurkan segelas jus jeruk kepada Tiffany

“Gomawo” Tiffany menerima jus itu dengan eye smile mengembang, dia kemudian meneguk jus nya

“Bagaimana enak sekali bukan?” tanya Taeyeon

“Yaa, kau tau kan rasa jus jeruk seperti apa? Mereka semua sama saja” jawab Tiffany membuat Taeyeon kesal

“Aigoo, Yoona Umma kenapa kau menjawab seperti itu. Itu tidak baik untuk kandungan mu” ujar Taeyeon

“Yya, Kim Taeyeon berhentilah bersikap seperti itu. Kau menjijikan” komentar Tiffany membuat Taeyeon emosi tapi dia berusaha meredam emosi nya

“Yeobbo, jangan berkata seperti itu. Aku hanya perhatian padamu dan aegi yang ada di perutmu” Taeyeon mengelus perut Tiffany lembut

“Arasso” jawab Tiffany kilat

“Yyak!! Kim Taeyeon!!” tiba tiba Tiffany berkata mengagetkan Taeyeon

“Waeyo?” tanya nya

“Dimana kalung mu? Kau tidak memakai nya?” tanya Tiffany balik, Taeyeon meraba raba dada nya mencoba menemukan liontin kunci tergantung disitu tapi dia tidak berhasil menemukan nya

“Aigoo yeobbo, aku pasti meninggalkan nya di rumah” jawab Taeyeon tertawa gugup karena mengerti Tiffany akan marah mendengarnya

“Mwo?!!?? Sudah kubilang kan kau harus terus mengenakan nya. Bahkan saat mandi atau saat melakukan apapun kau tak boleh melepasnya! Tapi kenapa kau melepaskan sekarang, haa?!? Dasar kau. Pabbo yya!!” runtuk Tiffany marah

“Yeobbo kau jangan berteriak teriak seperti itu tak baik untuk kandunganmu” saran Taeyeon

“Mianheyo yeobbo, aku benar benar menyesal” Taeyeon memelas

“Cepat pergi ambil” perintah Tiffany

“Mwo!?”

“Cepat ambil!!” kata Tiffany mempertegas

“Tapi yeobbo sebentar lagi pesta Yoong akan dimulai”

“Hana…”

“Yeobbo”

“Dul…”

“Arasso, arasso” kata Taeyeon mengangguk

“Set…” ucap Tiffany membuat Taeyeon segera berlari terbirit keluar dari ruangan pesta itu dan tingkah Taeyeon membuat Tiffany tertawa kecil

Kembali pada Yoona dan yang lain nya. Mereka yang berada tak jauh dari Taeyeon dan Tiffany masih menatap tak percaya pada tingkah sepasang suami istri itu.

“Aigoo Yoong, kukira hubungan orang tua mu akan membaik setelah mereka rujuk” komentar Sooyoung

“Umma mu terlihat sekali mengintimidasi Appa mu” tambahi Sunny

“Itu hanya karena Umma sedang hamil saja Appa tidak berani melawan, kalau tidak mereka akan bertengkar” terang Yoona

“Aku juga tidak tau kenapa mereka tidak bisa berhenti bertengkar walau sudah rujuk. Mungkin mereka mengekspresikan cinta dengan cara seperti itu atau entalah” lanjut Yoona

“Mungkin seharusnya pemerintah melarang pria dari Jeonju menikah dengan wanita Korea yang lahir di Los Angels” akhiri Yoona, Geun Seuk tertawa sementara ke empat teman yang lain nya tak habis pikir dengan jalan pikiran Yoona

Berganti adegan lagi pada Tiffany yang kembali duduk dan menghabiskan jus nya setelah punggung Taeyeon tak terlihat lagi. Raut wajah nya terlihat senang karena berhasil menjahili Taeyeon.

“Tiff” sapa seseorang, Yuri

“Yuri-aa” Tiffany bangkit berdiri senang

“Anneyong haseyo” Jessica membungkuk memberi salam

“Yya yya, kapan kalian pulang dari Bali? Kenapa tidak memberi kabar?” Tiffany nampak exicted dengan pertanyaan nya

“Kami mau memberi kejutan” jawab Yuri tersenyum

“Perutmu sudah besar” komentar Jessica

“Sudah berapa bulan?” lanjut nya bertanya

“Aaah, seminggu lagi aku akan melahirkan” jawab Tiffany tersenyum bangga

“Jinjayo?” Yuri kaget, Tiffany mengangguk

“Daebak, kau akan mempunyai anak lagi” puji Yuri kagum

“Kalau begitu cepat susul aku” ujar Tiffany

“Yaah, aku sudah berusaha setiap malam” canda Yuri tertawa membuat Jessica memerah, malu mendengarnya

“Kudoakan semoga cepat berhasil” kata Tiffany, Yuri mengangguk bersemangat

“Umma…”

“Oh, Yoona” respon Tiffany membalas panggilan Yoona yang sedang berjalan menghampiri diri nya

“Jessica ajumma, Yuri ajusshi” Yoona membungkuk memberi salam

“Oh, ini dia Ratu pesta nya” komentar Yuri, Yoona tertawa

“Saengil chukae” Jessica memberikan hadiah pada Yoona

“Gomawo ajumma” Yoona menerima kado nya dengan rona wajah berseri

“Ada apa Yoong? Kenapa kau mencari Umma?” tanya Tiffany

“Aaah aku hampir lupa” kata Yoona

“Umma menyuruh Appa pergi kemana? Acara ku segera dimulai” lanjut Yoona

“Umma menyuruh nya mengambil kalung di rumah” jawab Tiffany

“Yaa!! Umma!!” rengek Yoona kesal

“Wae?” Tiffany memasang tampang tak bersalah

“Berapa lama waktu yang diperlukan dari sini ke rumah. Kenapa kau menyuruh Appa pergi!” Yoona cemberut

“Itu kesalahan Appa mu meninggalkan kalung nya”

“Aaa, Mollayo! Umma harus menyuruh Appa kembali secepatnya! Aku tidak mau Appa melewatkan acara nya” perintah Yoona

“Dae, dae. Arasso” Tiffany mengangguk

“Jhakaman, Umma akan menelpon nya …” Tiffany mengambil tas nya lalu mengeluarkan Smartphone miliknya, dia menekan beberapa nomor dan mendekatkan Smartphone itu ke telinga nya.

Beberapa detik berlalu tak ada respon balik dari Taeyeon, yang terdengar hanyalah suara Ringbacktone nya.

“Tidak dijawab …” kata Tiffany memutus panggilan nya

“Aigoo, eottokhe?” Yoona merengek

“Kita bisa tetap melaksanakan acara nya tanpa Appa mu” kata Tiffany

“Shiro!!”

“Aku ingin Appa disini juga, kenapa kalian sudah berbaikan tapi Appa tidak datang di pesta ku” gerutu Yoona dengan kekesalan memuncak.

Tiffany merasa bersalah melihat Yoona. Seharusnya dia tidak menyuruh Taeyeon pulang mengambil kalung itu. Seharusnya dia mendengarkan ucapan Taeyeon.

“Yoong, mianhe. Umma…” kata kata Tiffany terputus karena tiba tiba saja perut Tiffany merasa sakit

“Auw… aaaa…” Tiffany memegangi perutnya kesakitan

“Umma, kau kenapa?” Yoona panik

“AUWW!!” Tiffany merintih

“Panny ahh, kau kenapa?” Yuri ikutan panik

“Umma…” Yoona lebih panik lagi

“Auww.. appo ….!!” rintih Tiffany

“Yul, air ketubanya pecah. Dia mau melahirkan” pekik Jessica

 

***

Yoona, Yuri, Jessica dan yang lain nya kini berada di lorong sebuah rumah sakit. Di depan ruang persalinan tepatnya. Mereka semua menunggu Tiffany yang berada di dalam ruangan persalinan itu.

“Kenapa bayi nya tidak sabaran. Dia keluar terlalu cepat” celoteh Sooyoung

“Ini tidak sesuai dengan aturan” Seohyun menambahi

“Ckk, kalian diam saja” kata Sunny disusul dengan anggukan setuju dari Hyoyeon

Sementara itu Yoona mondar mandir dengan cepat. Dia terlihat jelas khawatir.

“Tenanglah” Jessica mengelus pundak Yoona

“Dimana dokter atau perawat nya? Dia bilang akan memberi tau kita kalau bayi nya lahir” kata Yoona

Jessica tak membalas perkataan Yoona. Dia hanya berusaha menenangkan Yoona sebagai respon balik. Tepat ketika itu pintu ruang persalinan terbuka, seorang perawat keluar dan Yoona dengan sigap menghampiri.

“Apa bayi nya sudah lahir?” tanya Yoona, perawat itu menggeleng

“Dimana suami nya? Dia terus mencari suami nya” kata perawat itu

“Appa…” Yoona meremas tangan nya sendiri

“Aigoo, dimana pria itu” celetuk Yuri

Sementara si pria yang di cari cari itu. Kim Taeyeon, dia sedang berlari sekuat tenaga dari parkiran menuju ke ruangan persalinan. Dia yang baru saja tiba di rumah untuk mengambil kalung nya yang tertinggal kala itu, segera meluncur menuju rumah sakit begitu mendapat kabar dari Yoona. Taeyeon tiba bersamaan dengan perawat yang hendak kembali ke ruang persalinan.

“APPA!!” pekik Yoona histeris menghampiri Taeyeon

“Suster ini dia suami nya” kata Yoona

“Dae…” Taeyeon mengatur nafas

“Saya suami nya…” katanya tersengal sengal

 “Mari ikut saya” ajak si perawat

Dengan gontai tergapai gapai karena kelelahan Taeyeon mengikuti perawat memasuki ruang persalinan.  

“Sudah tenanglah” kini giliran Geun Seuk menenangkan Yoona

“Appa mu sudah di dalam, dia akan menjaga Umma mu”   

 

***

Tiffany mendorong sekuat tenaga. Dia berusaha sekuat tenaga. Disisi nya Taeyeon menggenggam tangan nya erat.

“Yeobbo hampir, hampir keluar” Taeyeon menyemangati Tiffany dan mempererat genggaman tangan nya, Tiffany menjerit

“Hampir! Kau bisa melakukanya” kata Taeyeon, Tiffany menjerit lagi kesakitan

“Yeobbo, berusalah kau bisa melakukan nya” Taeyeon tak berputus asa menghibur Tiffany

“Omong kosong” teriak Tiffany kesal dia melepas genggaman tangan Taeyeon dan menarik kepala Taeyeon

“Apa? Hampir apa?” kata nya menjambak, menarik, mengacak acak rambut Taeyeon sehingga kini Taeyeon juga ikut berteriak kesakitan

“Ini semua karena mu! Kau anjing bodoh! Pria menjijikan” Tiffany tak berhenti memukul, menjambak dan mengacak acak rambut Taeyeon. Dia menghentikan aktifitasnya itu setelah merasa sakit yang luar biasa dan berteriak, menangis kesakitan

“Aaaa!!” jeritnya kesakitan

Taeyeon mengambil nafas banyak banyak. Kepala dan wajah nya memerah karena kesakitan.

“Kapan bayi nya akan keluar!?” Taeyeon berteriak kesal ke perawat yang membantu Tiffany melahirkan

“Mianhanta. Ini semua salahku, aku minta maaf. Mianhe Panny-aahh” Taeyeon memelas ke Tiffany, tapi Tiffany tak merespon karena sibuk mendorong dan menjerit kesakitan

“EEEEKKHHHHH!!!!” teriak Tiffany dengan nafas tersengal sengal wajah penuh keringat

“AAAA….” jeritnya panjang kesakitan

 

Yoona POV

Beberapa saaat setelah Appa masuk ke ruang persalinan. Aku masih menunggu dengan cemas. Geun Seuk berusaha menenangkan ku begitu pula ke empat sahabat ku yang lain. Tapi aku masih khawatir karena sudah lama Appa berada di dalam dan bayi nya juga tidak kunjung lahir. Aku khawatir akan banyak hal. Apa yang dilakukan Appa di dalam? Aku khawatir karena aku mendengar tidak hanya suara jeritan Umma tapi juga Appa  yang menjerit kesakitan. Sebenarnya Appa yang terjadi?

“Yoong, berhentilah bersikap seperti setrika” ucap Sooyoung mungkin dia risih melihat ku berjalan mondar mandir

“Yoong!!” panggilnya karena aku tak merespon apanpun

“Sudalah Youngie, mungkin Yoona khawatir” kudengar Seohyun berbicara

“Tenanglah Yoong” Geun Seuk mengatakan hal itu lagi menyuruh ku tenang tapi aku tidak bisa

Ketika pintu terbuka dan perawat keluar dari dalamnya. Aku segera berlari menemuinya.

“Bayi nya laki laki” ucap nya

Aku kaget mendengar nya. Ini campuran antara perasaan senang dan terpacaya. Aku Kim Yoona setelah 18 tahun hidup akhirnya aku akan menjadi seorang kakak. Seorang Noona!! Aku memekik gembira dan langsung berlari menghambur memeluk Geun Seuk yang berada di dekat ku saat itu. Dia membalas pelukan ku senang juga sepertinya. Kulihat Sooyoung dan yang lain serta Yuri ajusshi dan Jessica ajumma juga nampak senang.

“Yoong, chukae!” kata Hyoyeon

“Kau akan menjadi Noona!!” lanjutnya

“Noona neomu yeoppo…” canda Sunny membuat gelak tawa Seohyun dan Sooyoung keluar

Nan nomu nomu nomu haengbokake.

 

Author POV

Seorang gadis nampak sedang sibuk menulis, dia bahkan tidak sadar seseorang membuka pintu kamar nya jika orang tersebut tidak meneriakan namanya.

“Kim Yoona”

Gadis itu menoleh sebagai respon baliknya.

“Umma, Kyungsan-aa” senyum mengembang di wajah gadis tersebut

“Palli, Appa sudah menunggu di bawah”

“Hmm” gadis itu mengangguk

Dia kemudian bangkit berdiri, merapikan apa yang sedang dia kerjakan. Kemudian setelah berhasil melakukanya, gadis itu berlari riang menuju seorang wanita yang berdiri menunggu nya di depan pintu sambil sedang menggendong bayi berusia sembilan bulan.

“Kajja” gadis itu tersenyum

Ketiga orang tersebut lalu beranjak meninggalkan kamar. Mereka tidak menyadari bahwa jendela kamar itu terbuka dan udara berhembus masuk kedalam kamar menyebabkan tumpukan kertas diatas meja belajar si gadis bertebangan. Salah satu kertas nya terbang dan terjatuh di dekat pintu. Kertas yang ditulis dengan huruf yang melengkung dengan indah yang berbunyi ‘the end’

 

GENIE THE END

P.PS : Genie berakhir silahkan tinggalkan jejak banyak mengenai keseluruhan cerita Genie. Dan tunggu FF selanjutnya yang sudah disiapkan ya readers :D Terimakasih mau membaca Genie selama ini, menunggu Genie publish dan memberi komentar panjang lebar. Author berdua jadi terharu. Hahahaa :D

Gamshamnida J

Part ini panjang kan? :p

 

52 thoughts on “Genie part 15 (END) – Taeny Fanfiction

  1. annyeong…

    hhhuuuaaaaahhh~ HAPPY ENDING :D
    ppany kerjaannya marah-marah mulu deh yah,apa efek orang hamil itu kaya gitu hahaaha :D
    ‘Genie-ku adalah Jodohku’ :p kayanya cocok yah buat Yoong hehe :)
    itu scene persalinan nya konyol banget deh,udah taeng di maki ppany di siksa pula dia 0.o

  2. Hallo thor.. di chap2 sebelum nya belum ninggalin jejak.. tp di akhir cerita ini…
    HAPPY ENDING!!! Kyaa… ada kyungsan nya jugaa… hahahah…
    Di tunggu FF selanjutnya thor…

  3. kyaaaa~ akhirnya end juga dan HAPPY ENDING tak siasia aku nongkrongin ini wp tiap hari #plak
    haha Yoong malah nemu jodohnya si Genie
    kasian Taeng dijambak jambak sama Fany hahaha tapi sumpah lucu banget ^D^ author Jjang!!

  4. yeeeeyyyyy Happy ending …

    akhirny salah satu ff favoriteku berakhir .. akhh senengnya ..

    ohh yeeeyy .. yoong punya dongsaeng ..

    aku tunggu ff genben lain yang lebih keren

  5. Thor koq pndek sie ?*plakk ..
    Xeexeexee ..
    Akhirnya update juga …
    Fiuhhhh untung akhirnya yoong slmat trus pnya adek pla ..
    Tp q krang stju nie ma Yoong yg akhirnya ma JGS ..
    Kurang rela aja ..
    Heeheehee ..
    Tpi suka koq ma akhirnya …
    Thor npa moment yulsic ea gx ada ?kecewa nie gx liat nikhan ea Yulsic …
    Tpi topcer lakh FF ea …
    Abis ini mo bkn FF lgi kah ?pairing Yulsic donk thor ..
    Xeexeexee

    • Ihh udah panjang nih KUMA, udh nggak sependek sunny, ini sudah setinggi Sooyoung
      wkwkk~:D
      Iya dong Yoong harus selamat
      Makasi makasi ^^
      Okee author lg planing bwt Yulsic memang ^^
      ditunggu aja yaa, kekeke

  6. Yeyyy… happy ending,setelah di chapter sebelumnya dibikin mewek Y_Y

    Nie ff yg terbaik deh,dari sekian ff yg w baca cuman ff nie yg bisa bikin aku nangis,ketawa” sendiri,ngebanyangin cerita,pokoknya kena banget feel nya :)

    Kutunggu ff mu yg lain,Hwaitaeng…! :D

      • setuju ma shin young dpt bgt feel na
        ff favorite w palagi scene sedih na ntu bnr2 bkn w nangis
        ad ya suami istri hub na gantung slama 7 thn ga tggl srmah lg pdhl msh slg mncintai cma krn ego aj jdna kyk gtu..
        cm 1 yg krg thor hhe nc na kga ad*plaaak*
        kan abiz baikan momentna ad tuh hhe*apadah*…

  7. fany kok ud baikan ngomongna kasar bgt pake bwa anjing bodoh lg ma pria menjijikan gmn gtu baca na..kasihan taeng w
    happy ending yoong jg pny namjachingu..
    dtggu next ff na.. ttp ye main castna taeny n genben hehe hwaitaeng thor

  8. Hahhh~ pasrah amat dah tuh taeng dijambak sama dimaki maki sama ppany. Ckck
    Wiih.. Jodohmu tak jauh jauh yoong. Genie nya sendiri ternyata haha
    Next fanfic ditunggu yah thor hehe. Akankah taeny lagi?O_o *maunya #plakk

  9. gila pany lagi bunting kelakuannya gitu amat ih.. -___- #plak

    yeye happy ending di tunggu next ff nya thor ’0′

  10. parah deh drama persalinannya! hahahahahahaha ngakak bayangin muka taeyeon yang d jambak., d pukul sama fany. Pasti bodo bgt :-D
    d tunggu ff barunya thor ^_^

  11. keren chingu endingnya… Sy trtarik bngt ama critanya apalagi ada Yoona yg jd anaknya Taeny, biasanya kan Seohyun…
    Terus brkarya ya author… Ditunggu ff slanjutnya.. N ditunggu jg ff Taeny + Yoona n soshi lainnya ,.. Terimakasih sudah update…

  12. Annyeong…

    Stelah kmaren di buat emosi sma ni ff,,,akhrny b’akhr dgn happy. Tpi te2p aja nih kyak ny msh bsa bkin emosi nongol lgi klo msal msh d lnjut.
    Abs ny tuh TaeNy ny msh aja kyk gtu.
    Tpi bgus ko jufrin (jullay n frinsyo) dri bhasa ma alur ny udh rapi mnrut q.

    D tnggu next ff ny..sma kmaren ada yg lum end kan,,yuk ah d lnjut.

  13. hahHaha
    poor taeng, udh jd suami trintimidasi, pas prsalinan d maki n d sakiti pula
    hahahaha
    kocak adegan itu :-D

    happy endingggg
    ankby namany khungsan, jd ingt hello baby deh.

    nah genienya jang geun suk?
    love rain bgt dahhh hehehe
    okee, d tnggu new ff nya :-)

  14. Fiuh, untungnya hepi ending. Uda deg degan aja td, tkut y0omg knapa2. Untungnya ga!
    Haha, tae dbully ma fany yak! Kaciaaan….
    Yulsic, nkah! Chukae!

  15. Ya!! Akhirnya trbayar sudah kegalauan ku dr part2 sblumya stelah bca happy ending ini fyuh #lap ingus and kringat ƪ(˘ε˘“)
    Yey taeny pnya ank lg skrang yoongie dpanggil noona kkk^
    Cpet juga ya taeng bkin pany hamil, pdhal yulsic aja blom, top cer tuh taeng :3 #apaini-_-” xixixi :)
    Dtnggu ff lainya thor!! Daebak dech buat authornya ;) fighting ne^

    • hahahaha
      gomawo ne kim_taeny yang mau baca FF author dari AMLIFY sampe Genie dan ngasi komen panjang lebar terus.
      Author terharu #hiks wkwkk
      Ditunggu next FF Taeny – bocoran judulnya Destiny bakal published setelah Perhaps :D

  16. Ahhhhhhh gumawooo

    Daebaaaaak daebak daebaaaak!!!!
    Thor, jdi produser dikorea aja^^ ceritanya gak trduga, bikin jantung naik turun

    Seharian cuma baca ff ini sampai 2x huuuaaah :( sone bangga punya kamu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s