TIME MACHINE CHAPTER 5


Author : jullay
Genre : gender bender
Cast : Taeyon, Tiffany, Yuri, Seohyun SNSD ~ Hero, Uknow, Xiah, Max TVXQ
Main cast : SNSD, TVXQ

 

 

 

 

Author POV

Josseon ± 300 years ago

Part 1
Seohyun tengah beristirahat di kamarnya, merasa tidak enak badan. Luka luka bekas cambukan Ayahnya memang sudah tidak terasa sakit lagi, namun bekas nya masih tersisa.
“Nona, ada tamu yang ingin bertemu” teriak pelayan Seohyun dari depan pintu
“Siapa dia?” tanya Seohyun
“Dia bilang dia pedagang barang antik dari pasar” jawab pelayan nya
“Pedagang barang antik?” Seohyun bertanya tanya
“Suruh dia masuk” kata Seohyun akhirnya
Pedagang barang antik itu pun masuk ke dalam kamar Seohyun. Memberi salam dan tersenyum.
“Katakan ada perlu apa?” tanya Seohyun
“Nona, apa kau sudah menggunakan kalung itu?” tanya pedagang itu
“Dae, aku menggunakanya. Bukan kah itu tidak apa apa” kata Seohyun
“Ne, itu terserah Nona, karena kalung itu sudah menjadi milik Nona. Hanya saja ada yang terjadi pada salah satu kalung itu” kata pedagang
“Wae? Apa yang terjadi?” tanya Seohyun penasaran
“Sepertinya salah satu kalung itu pecah” jawab pedagang
“Pecah? Tapi baru kemarin lusa kalung itu digunakan, bagaimana bisa pecah?” Seohyun bertanya
“Waktu disini dan disana berbeda, disini waktu berjalan lambat dan disana sangat cepat” jawab sang pedagang
“Lalu bagaimana? Jika kalung itu pecah berarti akan ada salah satu dari mereka yang menghilang. Benar seperti itu kan?” tanya Seohyun lagi
“Dae” pedagang itu mengangguk
“Pemilik kalung yang pecah itu dia lah yang akan menghilang” lanjut pedagang itu
“Katakan padaku, siapa pemilik kalung itu? Siapa yang kalung nya pecah!” paksa Seohyun
“Saya tidak tau, itu diluar kemampuan saya untuk mengetahui nya” jawab pedagang itu
Mendengar itu Seohyun diam tak mampu berkata apapun. Dia hanya diam dan khawatir bagaimana bila yang pecah itu kalung milik eonnie nya.
“Eonnie…” kata Seohyun dalam hati, merasa khawatir
“Dan satu lagi Nona, sepertinya mereka dalam waktu singkat akan kembali ke Joseon walaupun tidak gerhana bulan ini karena kalung itu …”
Seohyun hanya diam. Pikiranya melayang bagaimana dengan nasib Eonnie nya itu.

Author POV

Seoul 2012

Part 2
Uknow sedang membersihkan ruang tengah ketika Hero turun dari tangga. Uknow tersenyum menyapa Hero, Hero membalasnya. Dengan kikuk Uknow menghampiri Hero
“Ada yang mau aku katakan … ” kata Uknow

Hero POV

“Ada yang mau aku katakan … ” katanya serius menatapku.
Apa yang mau dia katakan? Apa tebakan Junsu selama ini benar? Apa dia mau mengatakan itu.
“Sebenarnya … ” hatiku berdetak dan nafas ku tertahan. Apakah benar? Apa benar dia menyukaiku? Apa dia GAY?

Author POV

“Sebenarnya … ” kata Uknow terhenti dengan kedatangan Yuri.
“Oppa!!” teriak Yuri ceria
“Oppa, kemana saja kau, kenapa tidak menghubungi ku. Kau jahat” kata Yuri memukul manja lengan Uknow yang kekar
“Yuri-ah ini saat yang tidak tepat. Pulanglah” perintah Uknow, Yuri cemberut.
“Ada apa? Apa ada masalah? Kenapa kau bersikap seperti ini padaku Oppa?” tanya Yuri
“Dia ada perlu denganku” Hero angkat bicara
“Dae” kata Uknow mengangguk
“Kalo begitu, palli. Cepat katakan kau mau bilang apa pada nya Oppa” kata Yuri sambil senyum
“Yuri ah, aku tidak bisa bilang kalau ada disini” jawab Uknow
“Kenapa memangnya?” tanya Yuri bingung
“Sudalah. Tidak usah dikatakan. Aku sudah tau semuanya” Hero memutuskan untuk angkat bicara lagi
“Cheonmalliyo? Kau sungguh tau?” kata Uknow kaget, Hero mengangguk.
“Aku tau tapi maaf aku tidak bisa. Aku tidak bisa membalas perasaanmu. Aku masih normal” jelas Hero
“Yaa!! Apa maksudmu bicara seperti itu!?!!??” protes Yuri
“Nona, laki laki ini” kata Hero menunjuk Uknow
“Dia menyukaiku” lanjutnya
“Wae?????!!!??” teriak Yuri kaget, begitu pula Uknow sendiri
“Menyukaimu!??” Uknow histeris
“Michosso?” lanjutnya
“Kau tidak usah berbohong. Lalu apa yang mau kau katakan kalau bukan ini? Dan lagipula bagaimana dengan perhatian mu dan tingkah baik mu kepadaku selama ini?” tanya Hero
“Sshi, sepertinya anda salah paham” kata Uknow
“Karena itu aku mau menjelaskan nya tadi, alasan ku kenapa selama ini bersikap terlalu baik padamu. Tapi kau menyelanya” lanjut Uknow
“Jadi karena apa?” Hero penasaran
“Ne Oppa karena apa?” Yuri juga penasaran
“Beberapa hari yang lalu tanpa sengaja aku memecahkan ini” Uknow mengambil kalung aquamarine dari saku nya dan menunjukan nya pada Hero
“Karena itulah selama ini aku bersikap seperti ini. Jeomal Mianheyo” lanjut Uknow
Hero mengambil kalung itu dari tangan Uknow. Menatapnya diam. Pikiran nya melayang kemana mana. Lalu dia menghembuskan nafas berat dan tertawa tak percaya. Uknow dan Yuri memandangnya dengan aneh.
“Aku akan menghilang” kata Hero tersenyum menakutkan.

Author POV

Part 3
Tiffany berlari riang ke arah pintu depan begitu mendengar suara bel pintu. Dia mengira itu adalah Taeyeon tapi ternyata.
“Cheona” katanya kaget melihat Hero berdiri di depan nya
“Bisakah kita bicara sebentar” ajak Hero
Tiffany takut tetapi menyanggupinya.
Hero mengajak Tiffany berbicara di sebuah taman dengan air mancur di kolam yang lumayan besar.
“Cheona, apa yang mau anda katakan?” tanya Tiffany
“Kau, maukah kau kembali ke Josseon dan menjadi Ratu ku?” Hero balik tanya. Tiffany diam cukup lama sebelum akhirnya menjawab.
“Ani, aku tidak bisa” katanya
“Mianhe Cheona. Kau bilang saat kita pertama kali bertemu disini kau tidak akan memaksa ku kembali. Kau mengatakan harus hatiku sendiri yg ingin kembali. Tapi aku dan hatiku ini tidak ingin kembali kesana. Aku ingin disini. Di Seoul” lanjut Tiffany
“Wae? Karena kau menyukai seseorang disini? Siapa dia? Kim Taeyeon?” tanya Hero
“Dae Cheona, pria yang kucintai dia Kim Taeyeon” jawab Tiffany. Hero menahan nafas sesaat kaget mendengarnya.
“Yang mulia pernah berkata akan menyingkirkan siapapun yang menghalangi anda. Tapi aku juga tidak akan diam tanpa melakukan apapun. Aku akan melindungi sekuat tenaga orang yang kucintai itu” jawab Tiffany, Hero semakin susah untuk bernafas. Sedetik kemudian dia menghembuskan nafas berat sekali. Hero tak tau mau mengatakan apa. Lalu dia melihat kalung aquamarine Tiffany. Secara cepat dia menarik kalung itu dari leher Tiffany.
“Cheona!” teriak Tiffany
“Kau tau kalung ini yang mengantarkan kita ke tempat ini. Tempat yang seharusnya tidak kau datangi” kata Hero
“Yang Mulia, jebal kembalikan kalung itu” kata Tiffany
“Ani” kata Hero
“Kau tau kalung milik ku pecah. Kau tau artinya kan? Itu artinya aku akan menghilang” lanjut Hero
“Cheona” kata Tiffany
“Karena itu …. ” Hero melempar kalung milik Tiffany ke danau
“Cheonaa!!!!” teriak Tiffany
“Kalau kau tidak bisa bersama ku, maka kau harus mengilang bersama ku” kata Hero.
Tiffany marah, matanya berkaca kaca dia mau menampar Hero tapi berhasil dihentikan Hero.
“Kau tidak boleh memukul Yang Mulia” kata Hero menahan tangan Tiffany lalu pergi meninggalkan Tiffany yang menangis di tempat.

Tiffany POV

Apa yang harus kulakukan? Eottoke? Taeyeon Oppa bagaimana? Kalung itu. Yang mulia kenapa kau lakukan ini padaku! Kau kejam!!

Author POV
Tiffany terus menangis dan tertunduk lesu. Air matanya tak berhenti mengalir. Pikiran nya melayang layang pergi. Yang dia tau hanya satu hal, kalung itu hilang terjatuh di dalam danau. Kalung itu rusak, itu artinya dia akan menghilang dan pergi meninggalkan Taeyeon.
“Taeyeon Oppa” isaknya

Taeyeon POV

Part 4
Lagi lagi aku menemukan rumah tanpa Tiffany di dalamnya. Kemana perginya gadis bodoh itu? Apa memang salah satu keahlianya adalah menghilang dan membuatku cemas. Bahkan setelah dia menjadi namjachingu ku dia masih seperti ini.
“Yaa!! Panny ah, dari mana saja kau?!” teriak ku melihatnya muncul. Dia diam tak menjawab.
“Apa kau tak bisa bicara? Katakan dari mana saja kau!?” tanyaku.
“Oppa, aku akan menghilang. Aku akan menghilang Oppa” kata Tiffany lalu tersungkur sambil menangis.
“Apa maksudmu?” aku bingung akan ucapanya
“Aku akan menghilang Oppa” katanya memperjelas

Author POV

Taeyeon berlari sekencang yang dia bisa. Di kepalanya terus tengiang kata kata Tiffany kalau dia akan menghilang. Akan cerita Tiffany kalau Yang Mulia muncul dan membuang kalung itu.
“Andwe!! Kau tak boleh pergi Panny ah” katanya dalam hati sambil terus berlari menuju ke taman yang tadi dikunjungi Tiffany dan Hero.
Setibanya disana, Taeyeon langsung terjun ke dalam kolam air mancur itu.

(Theme Song: davichi – because its you)

Taeyeon mencari kalung yang dilempar Hero tadi.
“Kau tidak boleh pergi panny ah” katanya dalam hati sambil terus menyari.
Berjam jam Taeyeon mencari dan hari mulai malam. Udara dingin mulai berhembus tapi Taeyeon tetap mencari. Walau sepertinya tidak ada tanda tanda akan menemukan.
“Andwe, aku harus mendapatkan itu” kata Taeyeon sambil menititikan air mata.
“Kim Taeyeon Pabbo!! Kau harus cari lebih keras lagi” kata Taeyeon.
Taeyeon mencari dan terus mencari dan akhirnya menemukannya. Taeyeon segera mengambil kalung itu dan melihatnya. Tapi kondisi kalung itu rusak sangat parah. Taeyeon ingat kata kata Tiffany kalau kalung itu rusak dia akan lenyap.
“Panny ah” air mata Taeyeon menetes
“Andwe” teriaknyaa
“Andwe, panny ah!!” teriak Taeyeon pilu di dalam kolam dengan basah kuyup dan air mata nya mengalir tanpa henti.
Tiffany dia akan menghilang.

Author POV

Part 5
Tiffany menunggu Taeyeon dengan cemas. Ketika Taeyeon tiba dengan pakaian basah kuyup Tiffany langsung berlari menghampirinya.
“Oppa” kata Tiffany, Taeyeon langsung memeluknya.
“Oppa aku akan menghilang kan?” tanya Tiffany
“Ani, kau akan tetap selamanya disini” jawab Oppa
“Oppa jgn katakan itu, aku akan menghilang” kata Tiffany. Taeyeon memeluk Tiffany lebih erat
“Andwe! Kau tidak boleh menghilang. Kau harus tetap disini dihadapanku” isak Taeyeon mulai pecah
“Oppa” Tiffany ikut menangis.
Jadilah pasangan kekasih itu berpelukan sambil menangis meratapi nasib mereka yang tragis.

Part 6
Xiah dan Max tertawa bersama sambil memasuki penginapan.
“Dari mana saja kau?” teriakan Uknow menyambut mereka
“Aku menyuruhnya menemani ku berkeliling Seoul” kata Xiah menjelaskan
“Dae, Hyung. Aku hanya menjalankan perintah tamu” perjelas Max lagi
“Omo, bagaimana bisa kau asyik jalan jalan sementara kakak mu mengurung diri dikamar seharian” kata Yuri
“Hyung? Apa yang terjadi denganya?” Xiah panik
“Ini semua salahku. Aku tak sengaja memecahkan kalung berwarna biru miliknya” terang Uknow
“Apa kau bilang?” teriak Xiah. Dia ingin memukul Uknow tapi lebih menghawatirkan Hero jadi dia bergegas naik ke atas melihat Hero.
“Kau ini bagaimana Hyung?” Max menyalahkan Uknow sesaat setelah Xiah tak terlihat
“Jangan salahkan Hyung-mu dia tidak sengaja” bela Yuri
“Dae, aku tidak sengaja” bela Uknow juga
“Aigoo … ” kata Max pusing takut tamunya tidak nyaman dan keluar dari penginapan.
“Sudalah” lanjutnya lalu pergi ke dapur

Author POV

Part 7
Xiah membuka pintu kamar begitu keras dan berteriak
“Hyung, apa benar yang mereka katakan? Kalung mu pecah?” Xiah meminta penjelasan. Hero mengangguk.
“Ani, itu artinya kau akan menghilang” kata Xiah kaget
“Andwe, itu tidak boleh. Aku harus beri pelajaran pria itu” Xiah naik pitam mau menghajar Uknow tapi Hero berhasil mencegahnya.
“Hyung jangan halangi aku, ini semua salahnya” kata Xiah
“Ani, ini bukan salahnya. Ini takdir ku” kata Hero
“Tidak ada yang namanya takdir, masa depan bisa berubah tergantung keputusan yang kita ambil” kata Xiah
“Dan keputusan ku adalah untuk pergi ke tempat ini dan berada disini. Ini artinya sudah takdir ku untuk menghilang” jawab Hero
“Hyung … ” Xiah matanya mulai berkaca kaca

(Theme Song : Holding back the tears – TVXQ)

“Aku telah memikirkan nya dari tadi. Aku pria malang yang punya akhir cerita yang buruk. Terlahir sebagai putra mahkota membuatku mendapatkan segalanya. Aku harus mendapatkan apa yang ku inginkan. Tapi aku sadar ada beberapa hal yang tidak bisa kudapatkan” kata Hero
“Hyung” Xiah mulai menangis
“Aku tidak bisa mendapatkan ‘cinta’ dari seseorang yang sangat kucintai. Setelah semuanya ini, bahkan tiga ratus tahun berlalu dan dia tetap tidak mencintaiku” Hero tertegun sendiri
“Hwang Mi Young … ” kata Hero lirih. Ingatanya memutar kembali bagaimana caranya dia bertemu Mi Young pertama kali. Saat dia jatuh cinta dalam pandangan pertama karena matanya.
“Setiap orang yang menatap matanya akan jatuh terhadapnya” lanjut Hero
“Hyung … ” tidak ada kata kata lain yg bisa diucapkan Xiah
“Bahkan menghilang seperti ini cukup adil dengan apa yang telah kudapatkan selama ini” Hero tersenyum disudut bibir
“Kim Junsu berjanjilah kepada Hyung-mu ini. Janji terakhir yang aku minta kau harus tepati” kata Hero, Xiah mengangguk.
“Jangan salahkan Mi Young jika aku mengilang dan juga pria penginapan itu Uknow. Katakan pada ayah aku tidak ingin kembali ke kerajaan dan berikan ini padanya” Hero mengulurkan surat pada Xiah
“Pastikan tidak ada yang menyakiti Mi Young setibanya kalian di Josseon. Dan jadilah Raja yang baik dan adil bagi rakyat Josseon” akhiri Hero.
“Hyung … ” tangis Xiah pecah begitu keras dia memeluk Hyung nya
“Sudah” kata Hero menepuk nepuk pundak Xiah
“Aku tidak apa apa. Sungguh” kata Hero tersenyum
“Tepati janjimu Kim Junsu” ucap Hero

To be continued~

8 thoughts on “TIME MACHINE CHAPTER 5

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s