TIME MACHINE CHAPTER 6

TIME MACHINE eps 6

Title : Time Machine
Author : jullay
Genre : gender bender
Cast : Taeyon, Tiffany, Yuri, Seohyun SNSD ~ Hero, Uknow, Xiah, Max TVXQ
Main cast : SNSD, TVXQ

 

 

 

 

 

Author POV

Part 1
Pagi itu Tiffany terbangun dengan tangan yang terus berpegangan dengan Taeyeon. Tiffany tidur di ranjang sementara Taeyeon tertidur di pinggir ranjang, tangan nya terus memegang Tiffany. Tiffany tersenyum kecil lalu mengelus rambut Taeyeon
“Oppa” katanya.
Taeyeon terbangun karena nya lalu berkata
“Panny ah kau sudah bangun?” tanya Taeyeon, Tiffany mengangguk.
“Apa kau lapar? Kau mau ramen?” Taeyeon menawarkan
“Ani” kata Tiffany
“Kalau begitu kau mau jus jeruk?” tanya Taeyeon
“Ani” jawab Tiffany
“Oppa, beberapa hari yang lalu aku melihat taman bermain di televisi bisakah kau ajak aku kesana?” pinta Tiffany
“Dae” jawab Taeyeon
Tiffany tersenyum sambil mengucapkan terimakasih.

Part 2
Hero terbangun di pagi itu. Dia tidak menemukan Xiah di ranjangnya. Hero mencari cari Xiah ke seluruh penginapan tapi juga tak berhasil menemukan Xiah. Hero kemudian kembali ke kamarnya, dan sadar kalau barang barang milik Xiah lenyap. Termasuk surat yang diberikan pada Xiah.
“Apa dia kembali ke Josseon?” Hero bertanya tanya
“Tapi ini belum gerhana bulan” kata nya sendiri
“Apa mungkin karena kalung miliku rusak, aturanya jadi berubah. Jika benar seperti itu, berarti sebentar lagi aku akan menghilang” Hero tertegun mendengar perkataanya sendiri.
Dia kemudian duduk di tepi ranjang nya, membenamkan kepalanya ke dalam tanganya. Sesaat kemudian tertawa tawa penuh ironis.
“Aku akan menghilang” katanya melepas nafas berat lalu menjatuhkan tubuhnya dengan keras ke ranjang
“Selamat tinggal dunia” katanya tersenyum

Part 3
Tiffany tersenyum melihat Taeyeon yang sedang menyiapkan sarapan sebelum mereka berangkat ke taman bermain. Tiffany berjalan menghampiri Taeyeon berkata
“Oppa, apa aku cantik seperti ini?” tanya nya. Taeyeon tak menjawab.
“Oppa, kenapa kau diam saja? Apa aku cantik seperti ini?” tanya Tiffany lagi tapi Taeyeon tetap diam.
“Oppa” panggil Tiffany, Taeyeon menoleh.
“Panny ah, kenapa kau lama sekali” teriak Taeyeon. Hati Tiffany mencelos.
“Oppa aku ada di depan sini, apa kau tidak melihatku?” tanya Tiffany.
“Panny ah” panggil Taeyeon berjalan begitu saja tidak menghiraukan Tiffany.
“Oppa jangan bercanda” kata Tiffany bibirnya bergetar
“Panny ah” panggil Taeyeon lagi
“Oppa!” Tiffany ketakutan
“Yaa!! Tiffany, keluarlah!” Taeyeon mengecek kamar tapi tidak ada orang. Dia lalu mengecek kamar mandi tapi hasilnya sama.
“Oppa kau tidak bisa melihatku?” Tiffany berkata air matanya menetes
“Tiffany!” teriak Taeyeon.
Sebenarnya yang sesungguhnya terjadi adalah Taeyeon tidak bisa melihat Tiffany. Hanya Tiffany yang bisa melihat Taeyeon.
“Oppa aku disini, apa kau tidak bisa melihatku?” Tiffany menangis
Taeyeon tak mendengar perkataan Tiffany. Hati dan pikiran nya khawatir tidak menemukan Tiffany yang sebenarnya ada di depan matanya.
“Tiffany” kata Taeyeon lalu lari keluar rumah. Dia takut Tiffany tiba tiba pergi meninggalkan dia.
“Oppa kau mau kemana? Oppa aku disini?” isak Tiffany semakin keras
“Panny ah!!” teriak Taeyeon mencari cari Tiffany
“Oppa…” Tiffany tertunduk lemas di depan pintu rumah.
“Tiffany!!” teriak Taeyeon terus mencari cari Tiffany.
“Oppa” Tiffany menangis begitu keras.

Taeyeon POV

Part 4
“Panny ah” teriaku
“Gadis bodoh kau dimana? Jangan membuatku cemas!” teriaku lagi
Tapi tetap tak ada jawaban. Kemana dia pergi? Kenapa dia selalu pergi dan datang begitu saja?
“Tiffany” teriaku lebih keras.
Aku sudah berputar putar hampir setengah jam dan tidak menemukanya. Kaki ku lelah rasanya.
“Apa dia sudah menghilang?” pikirku
Andwe! Kim Taeyeon itu tidak mungkin. Dia hanya pergi keluar seperti biasanya.
“Tiffany!!” teriaku lagi terus mencarinya.
Akhirnya kuputuskan untuk kembali kerumah, mungkin dia sudah pulang.
Dan benar saja Tiffany, dia menangis di depan pintu.
“Yaa!! Dari mana saja kau! Kenapa justru menangis disini? Kau tau aku mencarimu dari tadi” kataku
“Oppa” katanya, lalu tiba tiba saja dia memeluk ku
“Kau bisa melihat ku Oppa? Kau bisa bukan?” tanya nya aneh
“Tentu saja” jawab ku melepas pelukanya
“Oppa” katanya tersenyum sambil menghapus air matanya. Aku membalas senyum nya.

Author POV

Tiba tiba saja Tiffany yang berdiri di hadapan Taeyeon memudar seperti transparan. Menghilang dan muncul kembali. Taeyeon yang melihat itu begitu kaget. Spontan dia langsung memeluk erat Tiffany.
“Oppa, ada apa? Apa kau tidak bisa melihatku lagi?” tanya Tiffany. Hati Taeyeon semakin miris mendengarnya, dia memeluk Tiffany lebih erat lagi.
“Mulai sekarang kau tidak boleh melepaskan tanganku” kata Taeyeon melepas pelukanya dan memegang tangan Tiffany
“Ne” Tiffany mengangguk
Taeyeon menggenggam tangan Tiffany erat dan tersenyum.
“Aku tidak akan melepasmu panny ah” kata Taeyeon.

Part 5
“Total semuanya dikurangi DP adalah 30.000won” kata Max menotal semua biaya penginapan Hero. Hero, dia mau meninggalkan penginapan hari ini.
“Ini” Hero mengeluarkan seluruh uang di dompetnya
“Ambilah semuanya” kata Hero
Max kaget mendengarnya.
“Ani, kau hanya perlu membayar 30.000won saja” kata Max
“Aku tidak membutuhkan semua itu lagi” kata Hero tersenyum lalu pergi meninggalkan Max. Dia sudah menggunakan pakaian yang sama seperti yang digunakanya saat pertama kali menginjakan kaki di Seoul.
Hero berhenti di depan pintu penginapan, dia memasukan tangan ke dalam sakunya dan mengambil sebuah kalung. Kalung aquamarine yang masih bagus, utuh tanpa retak sedikitpun. Dia tersenyum memandangnya. Lalu melangkahkan kaki lagi.
“Tunggu Hyung, aku tidak bisa menerimanya” teriak Max mengejar Hero. Tapi Hero sudah tidak terlihat dia sudah pergi.
“Cepat sekali Hyung itu pergi, ini baru tiga menit” komentar Max, lalu masuk lagi kedalam penginapanya.
Hero dia sudah benar benar menghilang.
Part 6
Taeyeon dan Tiffany tiba di taman bermain. Tiffany nampak senang sekali karena melihat banyak hal yang menakjubkan yang tidak pernah ada di Josseon. Taeyeon lalu mengajaknya berkeliling. Mereka mengunjungi banyak tempat mulai dari Rumah Hantu, Bianglala dan komedi putar. Taeyeon lalu mengajak Tiffany untuk berfoto. Mereka pergi ke foto box dan berfoto ria. Taeyeon mengeluarkan semua gaya dorki nya sementara Tiffany dengan jurus eye smile nya.
“Liat Oppa bagaimana aku disini” Tiffany menunjukan hasil foto nya pada Taeyeon.
“Aku cantik bukan?” tanya Tiffany, Taeyeon hanya tersenyum dan mengelus kepala Tiffany.
Mereka lalu meneruskan berkeliling taman bermain. Taeyeon terus menggenggam erat tangan Tiffany, tak ingin melepaskanya.
“Oppa apa itu?” menunjuk benda yang sedang dimakan anak kecil
“Oohh, itu ice cream” jawab Taeyeon
“Ice cream” ulang Tiffany
“Kau mau?” tawar Taeyeon, Tiffany mengangguk.
“Kalau begitu ayo kita beli. Kajja” Taeyeon mengajak Tiffany.
“Ani, aku tunggu disini saja” kata Tiffany.
“Yaa!! Panny ah kau bicara apa” Taeyeon kesal mendengar ucapan Tiffany
“Sudah kubilang bukan, aku tidak akan melepas tanganmu” Taeyeon menggenggam lebih erat tangan Tiffany.
“Ne Oppa araso, tapi aku tidak akan kemana mana. Aku akan menunggumu disini. Di bangku itu” Tiffany menunjuk bangku panjang berwarna coklat
“Andwe!” tolak Taeyeon
“Jebal Oppa, aku tidak akan pergi. Aku berjanji. Apa kau tidak mempercayaiku?” tanya Tiffany
“Bukan seperti itu, tapi … ” ucapan Taeyeon terpotong
“Oppa percayalah padaku” kata Tiffany. Taeyeon berpikir sejenak kemudian berkata.
“Dae, sampai aku kembali Kajima panny ah” kata Taeyeon. Tiffany mengangguk sambil tersenyum.
Taeyeon melepaskan pegangan tanganya. Berjalan perlahan menjauhi Tiffany, tapi wajahnya terus menatap Tiffany. Tiffany tersenyum menyuruhnya cepat pergi membeli ice cream. Taeyeon mengangguk, lalu berlari kecil menuju penjual ice cream. Tiffany berdiri menatap Taeyeon yang semakin menjauh. Senyum yang mengembang di wajahnya perlahan menghilang berubah menjadi ekspresi sedih.
“Mianhe Taeyeon Oppa” kata Tiffany.

Part 7
Taeyeon kembali dengan senyum mengembang dan kedua tanganya memegang ice cream. Dia tersenyum memandang ice cream itu, membayangkan ekspresi Tiffany yang terpukau memakan ice cream. Tapi sedetik kemudian semuanya berubah. Taeyeon tiba di tempat dimana Tiffany berjanji menunggunya. Tapi dia tidak menemukan Tiffany disana.
“Tiffany” kata Taeyeon. Ice cream yang dipegangnya jatuh ke tanah.
“Tiffany” kata Taeyeon berputar di tempat mencari cari Tiffany.
“Tiffany!!!” teriak Taeyeon.

(Theme Song Ali – OST Rooftop Prince)

Taeyeon kembali berteriak memanggil manggil Tiffany. Dia berlari mengelilingi taman bermain mencoba mencari Tiffany.
“Andwe! Kau tidak boleh pergi! Kau tidak boleh pergi!” kata Taeyeon.
Taeyeon terus dan terus mengelilingi taman bermain mencari Tiffany. Hatinya gelisah, jantungnya berdetak kencang seakan mau copot. Air matanya sudah mau menetes. Taeyeon terus dan terus mencari, bahkan dia hampir mengira seorang gadis yang berambut sama seperti Tiffany itu Tiffany.
“Mian. Aku salah orang” katanya pada gadis itu lalu kembali berlari memanggil manggil Tiffany.
Matahari mulai tenggelam, dan Taeyeon belum juga menemukan Tiffany.
“Kau dimana, kau dimana panny ah” katanya semakin tidak tenang.
Akhirnya Taeyeon memutuskan kembali ke bangku dimana Tiffany berjanji menunggunya. Tapi dia kembali tidak menemukan Tiffany disana. Taeyeon mendekati bangku itu dan duduk di atas nya. Dan …
Taeyeon menemukan sebuah kertas yang ditindih batu kecil agar tidak terbang terkena angin. Taeyeon mengambil kertas itu, dia membukanya. Itu surat dari Tiffany.

Part 8

(Theme Song : because its you – Tiffany OST Love Rain)

“Oppa mianhe,
Maafkan aku berbohong padamu Oppa. Aku hanya tidak ingin kau melihatku menghilang di hadapanmu, karena kupikir akan menyakitkan untuk mu dan juga untuk ku.
Oppa gomawo,
Terimakasih karena kau mau menolongku. Walau aku sering mengganggumu. Kau tetap baik padaku. Kau tau Oppa yang kukatakan padamu dulu sepertinya benar kalau kau adalah takdirku. Kalung aqumarine itu seperti TIME MACHINE yang mengantarku untuk bertemu padamu. Dulu aku mengatakan padamu alasanku datang kesini untuk menghindari pernikahan itu, tapi sekarang aku tau alasanku menempuh perjalan jauh ini adalah untuk menemuimu.
Oppa, kau jangan menangis, makanlah yang banyak. Seharusnya kau bersyukur karena bisa makan ramen dan minum jus jeruk yang banyak.
Aku sangat iri padamu Oppa.
Oppa, jika kita dapat bertemu lagi. Ani, itu tidak mungkin. Tapi yang ingin kukatakan padamu Oppa walaupun 300 tahun telah berlalu lagi aku akan tetap mencintaimu Oppa. Saranghaeyo.
Tiffany Hwang”

Membaca surat itu tubuh Taeyeon bergetar. Air matanya tak berhenti mengalir. Isak tangis nya begitu keras dia tidak bisa menahan nya. Suara tangis Taeyeon pecah. Dia memeluk kertas berisi surat itu di dadanya tersungkur di tanah dengan suara tangis seperti orang yang sangat kehilangan.
“Andwe, panny ah. Andwe!!” teriaknya meronta ronta sambil terus menangis keras.
“Tiffany!!!” teriaknya. Jika bisa saya gambarkan Taeyeon. Wajahnya merah karena terus menerus menangis. Dia seperti orang gila yang menangis sambil berteriak.
“Kajima, Tiffany!!. Kajima” teriaknya dan terus menangis. Dia seperti orang yang hancur.

(Theme song : There was Nothing – Jung Yeop)

Taeyeon memandangi surat Tiffany lagi dan tiba tiba saja sesuatu yang aneh terjadi. Perlahan lahan tapi pasti, satu persatu tulisan Tiffany di kertas itu mulai menghilang.
“Ani, andwe!!” jerit Taeyeon.
Dia menggosok gosokan tanganya di kertas itu bermaksud supaya tulisan itu muncul tapi ternyata justru menghilang semuanya.
“Andwe!!” isak Taeyeon
Tepat ketika itu pula foto box mereka terjatuh dari kantong Taeyeon. Taeyeon mengambil foto itu dan memandang nya. Perlahan lahan seperti kertas tadi foto Tiffany disitu mulai memudar. Taeyeon panik melihatnya dan mulai menjerit jerit.
“Ani, andwe!! Jebal, jangan menghilang. Jebal” isaknya lebih keras. Tetapi semua sia sia foto Tiffany tetap menghilang. Menyisakan gambar Taeyeon yang seolah olah sedang berfoto sendiri di foto itu.
“Andwe!! Andwe!!! Tiffany!! Tiffany!!!” teriak panjang Taeyeon begitu pilu.

To be continued~
habis gini last episode ditunggu ya🙂

11 thoughts on “TIME MACHINE CHAPTER 6

  1. Tiffany jangan ilang dong! Kasian Taeyeon kan.. >.<

    Btw, kalung aquamarine yang masih bagus itu punya siapa ya? O.o #penasaran
    Last episodenya cepet di-post yaa!! #maksa😛

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s