TIME MACHINE CHAPTER 7 [END]

TIME MACHINE eps 7 – last episode

Title : Time Machine
Author : jullay
Genre : gender bender
Cast : Taeyon, Tiffany, Yuri, Seohyun, Yoona, Sooyoung SNSD ~ Hero, Uknow, Xiah, Max, Micky TVXQ
Main cast : SNSD, TVXQ

 

 

 

 

 

Author POV

Part 1
3 tahun berlalu sejak hari, dimana Tiffany menghilang. Dengan waktu yang begitu lama ini tentunya banyak terjadi sesuatu. Sesuatu yang baru dan perubahan yang muncul.
Setelah lama mengejar ngejar Uknow, akhirnya Yuri memutuskan untuk menyerah. Tapi saat itulah justru Uknow sadar kalau dia juga menyukai Yuri. Uknow pun melamar Yuri. Mereka menikah sekitar setahun yang lalu. Usaha penginapan Max pun semakin maju pesat dia bahkan merenovasi penginapan nya dan memperkejakan pegawai sekarang. Sementara pelayan cafe Yoona, akhirnya dia pacaran dengan sang Manager Micky. Itulah hal hal baru membahagiakan yang muncul. Tapi dengan hal baru, maka ada perubahan yang menyedihkan dan itu terjadi pada Taeyeon. Taeyeon yang dulu ceria dan periang sejak kepergian Tiffany menjadi orang paling pendiam yang pernah ada di dunia. Tapi sejak saat itu pula karir nya sebagai Musisi melejit. Demo nya diterima oleh SM ENTERTAIMENT dan langsung mengorbitkan nya. Single nya laku keras dipasaran. “Missing You Like Crazy” milik nya menembus penjualan 1juta keping di Korea, Jepang dan China. Hal ini menjadikan Taeyeon menjadi musisi papan atas, sekaligus bintang besar dunia hiburan. Taeyeon pun mendaulat Uknow menjadi manager nya.
Hari ini adalah ulang tahun ke-dua debut Taeyeon. Taeyeon mengadakan konser untuk merayakan nya.
Tempat konser sudah dipenuhi penggemar Taeyeon yang meneriakan namanya. Konser pun dimulai. Taeyeon membawakan lagu lagunya. Mulai dari If, I love you, closer dan puncaknya saat ini dia akan menyanyikan lagu Hits nya.
“Missing You Like Crazy, for T.H” teriaknya selalu setiap kali menyanyikan lagu ini.
Dan Taeyeon pun mulai bernyanyi …

Nal moreunayo.
Don’t you know me?

Naega yeogi itneun iyuneun geudaende.
The reason I’m here is because of you.

Nuni siryeowa mareul hal su eobtneyo.
But my eyes tingle with the the so I can’t say anything.

Honjaseo baraman bolppun.
I just look toward you by my self.

Ireoke gaseum kkeuti apado.
Even if the tip of my heart hurts like this.

Ireoke sonkkeuti tteollyeodo.
Even if the tip of my hands tremble like this.

Geudae saenggakman najiyo.
I can only think of you.

Michige bogo sipeun saram.
The person I miss like crazy.

Michigi deudgo sipeun neoui hanmadi.
The words I want to hear from you like crazy.

Saranghae Saranghaeyo, geudaeneun eoditnayo.
I love you, I love you – where are you?

Gaseumgipi baghin geuriun saram.
The person I long for, who is deeply stuck in my heart.

Gudae yeongwonhi ganjighallaeyo.
I want to cherish you forever.

Saranghae Saranghaeyo.
I love you.

Suara tepuk tangan meriah membahana ketika Taeyeon menghakiri lagunya. Taeyeon mengangkat tangan nya. Mengakhiri aksinya untuk konser peringatan debutnya itu.

Part 2
Uknow berbicara panjang lebar kepada Taeyeon tetapi Taeyeon tak menghiraukanya.
“Yaa!! Kau tidak mendengarkan aku lagi bukan?” kata Uknow, Taeyeon tak menjawab.
“Yaa!! Kim Taeyeon aku tidak tau apa yang terjadi pada dirimu. Kau menjadi pendiam dan orang paling menyebalkan yang pernah ku temui. Ada apa denganmu? Kau memintaku menjadi manager mu dan aku menerima nya karena kau temanku. Dan sekarang lihatlah sikapmu ini, kau seperti menganggapku pegawai yang mencari makan dengan kerja kerasmu. Apa kau masih menganggapku temanmu?” ucap Uknow panjang lebar
“Mian. Mianheyo” kata Taeyeon akhirnya
“Aigoo, ada apa dengamu” Uknow geleng geleng
“Mianhe” kata Taeyeon lagi.
Tiba tiba Yuri datang, membawa bekal untuk Uknow dan Taeyeon.
“Jagi, Jagiyaa” panggil Yuri
“Jagi, aku bawakan kimbap untuk mu. Untukmu juga Taeyeon” katanya
“Gomawo” balas Taeyeon, Yuri tersenyum.
Uknow masih kesal melihat Taeyeon dia pun memutuskan untuk pergi, Yuri mengikutinya keluar.
“Ingat, setelah ini kau ada talk show. Bersiap siaplah” kata Uknow memperingatkan lalu pergi.
Taeyeon terduduk melihat bekal nya, pikiranya melayang jauh ke tempat lain.
“Tiffany…” katanya
“Bogoshiposo” lanjut Taeyeon

Part 3
Taeyeon akhirnya datang ke acara talk show. Acara itu dibuka dengan penampilan Taeyeon memainkan piano instrumen dari Your My Spring milik Sung Si Kyung. Penonton bertepuk tangan ketika Taeyeon selesai bermain. Sooyoung pembawa acara itu ikut bertepuk tangan pula dan mempersilahkan Taeyeon duduk. Sooyoung kemudian mengajukan berbagai pertanyaan dan Taeyeon menjawab semuanya dengan baik. Dari belakang panggung Uknow dan Yuri memperhatikan Taeyeon.
“Nah, pertanyaan selanjutnya. Pertanyaan yang pasti semua ingin mengetahui jawabanya. Termasuk saya” kata Sooyoung
“Siapakah T.H itu? Mengapa anda selalu menyebutnya setiap anda menyanyikan Missing You Like Crazy. Apa dia seorang wanita?” lanjut Sooyoung. Penonton berkoor ria Uh~
“Apa dia inspirasi hits anda ini?” akhiri Sooyoung. Taeyeon tersenyum lalu menjawab.
“Dae, dia seorang wanita dan dia inspirasi saya” jawab Taeyeon. Baik Sooyoung maupun penonton memekik dan ber koor Uh woww~ lagi.
“Apa dia pacar? Atau mungkin mantan anda? Dimanakah dia sekarang? Apa anda masih berhubungan dengan dia?” tanya Sooyoung lagi. Taeyeon menatap Sooyoung sesaat sebelum akhirnya menjawab.
“Dia, seseorang yang sangat berharga. Aku tak tau dimana dia sekarang, sudah lama aku tidak menghubunginya” jawab Taeyeon
“Uh, woww~ ini sesuatu’ sekali. Baiklah pertanyaan terakhir untuk Talk Show ini. Apa pesan anda untuk wanita itu, mungkin dia sedang menyaksikan acara ini disuatu tempat” kata Sooyoung
“Ani, itu tidak mungkin” kata Taeyeon
“Wae?” Sooyoung heran
“Hahahaa sudalah” kata Taeyeon. Mau tak mau Sooyoung ikut tertawa walaupun ganjil rasanya.
“Baiklah silahkan pesan anda untuk dia” kata Sooyoung. Kamera pun menzoom wajah Taeyeon. Taeyeon menatap kamera. Matanya mulai nanar, bibirnya bergetar tak sanggup bicara.
“Hai … ” katanya
“Aku tidak yakin kau melihat acara ini. Ini konyol” lanjutnya terkekeh.
“Tapi aku berharap kau melihatnya” Taeyeon berhenti sejenak
“Aku, setiap hari tidak pernah tidak memikirkanmu. Setiap sudut disekitarku aku berharap kau akan datang dan memanggil namaku” Taeyeon tercekat
“Bogoshiposo, nomu nomu bogoshiposo” kata Taeyeon air matanya menetes
“Apa kau tau? Sudah lebih 12 gerhana bulan terjadi dan kau tidak muncul. Sementara aku dengan bodohnya terus menunggumu” isak Taeyeon mulai pecah.
Penonton yang ada di studio pun tersentuh dan terharu mendengarnya.
“Jika kau melihat ini” Taeyeon terkekeh karena dia tau itu tidak mungkin.
“Jika kau melihat ini” ulangnya
“Aku ingin kau tau bahwa aku juga mencintaimu. Walaupun 300 tahun berlalu aku tetap mencintaimu. Saranghaeyo Tiffany Hwang” akhiri Taeyeon dengan air mata menetes perlahan. Sooyoung yang berada di dekatnya mengelus pundak Taeyeon memberi semangat. Dia mengelap pula air mata yang ada di pipinya karena terharu melihat Taeyeon. Para penonton bertepuk tangan, sebagian besar dari mereka berdiri memberikan dukungan pada Taeyeon. Taeyeon tersenyum melihatnya.
“Aah, ini menyebalkan” Yuri yang melihat Taeyeon dari belakang panggung ikut menangis
“Sudalah” hibur Uknow
“Aku harap gadis itu muncul. Pabo, sekali dia meninggalkan Taeyeon” komentar Yuri
“Aku juga berharap sama. Aku harap dia muncul” kata Uknow.

Part 4
Keesokan harinya setelah acara talk show kemarin popularitas Taeyeon semakin meningkat. Dia dinobatkan sebagai icon ‘cinta sejati’ oleh para penggemarnya. Uknow senang membaca berita itu, sementara Taeyeon hanya tersenyum mendengarnya. Hari ini kegiatan Taeyeon adalah sesi tanda tangan dan jumpa fans. Pihak SM telah memilih 100orang beruntung untuk diberi kesempatan bertemu dan mendapat tanda tangan dari Taeyeon.
Taeyeon pun memulai kegiatan itu. 79 orang telah berlalu dan tangan Taeyeon mulai pegal. Dia tidak lagi memperhatikan penggemarnya dengan seksama. Dia hanya melihat sekilas, bahkan tidak melihat. Menyunggingkan senyum dan menanyakan nama.
“Baiklah berikutnya” kata Taeyeon. Seseorang mengulurkan poster Taeyeon, dimana Taeyeon harus mendatangani nya.
“Namamu?” tanya Taeyeon
“Hwang Mi Young” kata orang itu
“Baiklah, Hwang Mi Young” kata Taeyeon menandatangani lalu memberikan poster itu tanpa melihat penggemar bernama Mi Young itu.
“Gomawo, Ajusshi” kata Mi Young. Taeyeon mengangguk. Sesaat kemudian dia sadar akan satu hal. Dia mengenal suara itu. Dia mengarahkan wajahnya pada orang yang bernama Mi Young tapi dia sudah pergi.
“Dia” kata Taeyeon bangkit berdiri keluar dari tempat tanda tangan meninggalkan acara jumpa fans itu.

Part 5
Taeyeon berlari tak peduli orang orang berlari meneriakan namanya.
“Tiffany..” kata Taeyeon
“Itu suaranya” lanjutnya berlari semakin cepat.
Taeyeon sedang berada di LOTTE departement store. Dan sekarang dia berkeliling tempat itu sambil meneriakan nama Tiffany. Orang orang yang berada disekitarnya mengenali Taeyeon. Mereka heboh dan berdesakan menghampiri Taeyeon meminta foto.
“Permisi, permisi” pinta Taeyeon, tapi fans nya tidak menghiraukan. Saat itu pula dia melihat dari kejauhan wanita yang mirip Tiffany sedang berjalan menjauhi kerumunan itu.
“Tiffany!!” teriak Taeyeon lalu menerobos orang orang yang mengerubunginya.
Taeyeon mengejar wanita itu tadi, tapi dia tidak mendapatkan hasil. Taeyeon turun ke lantai bawah, naik lagi keatas dan terus mencari Tiffany tapi tidak menemukanya.
“Pabo!! Kau paboo Kim Taeyeon dia tidak mungkin muncul” Taeyeon berdiri di tengah tengah hall utama LOTTE Departement Store.
Ketika dia mulai putus asa dan memutuskan kembali ke tempat jumpa fans. Dia menoleh dan …
“Anneyong Oppa” kata seorang wanita
“Eorimaniyo” lanjutnya tersenyum memperlihatkan eye smile-nya

(Theme Song : Baek Ji Young – after a long time has passed)

“Tiffany” kata Taeyeon tak percaya. Tiffany tersenyum. Taeyeon lalu menarik dengan erat.
“Benarkah kau?” tanya Taeyeon tak percaya
“Ne, Oppa ini aku. Tiffany Hwang – Hwang Mi Young” jawab Tiffany. Taeyeon melepas pelukanya menatap erat wajah Tiffany.
“Bogoshiposo, nomu nomu bogoshiposo” kata Taeyeon, Tiffany mengangguk mengisyaratkan bahwa ia juga merindukan Taeyeon. Taeyeon kembali memeluk erat Tiffany.
“Saranghaeyo, saranghaeyo Oppa” kata Tiffany. Taeyeon memeluk lebih erat lagi.
“Saranghaeyo” katanya pula.
Mereka melepas pelukan itu, saling menatap dan tersenyum bahagia bersama.

(theme song : all my love is for you – snsd )

Fin~

Special Part

Author POV

Josseon ± 300 years ago

Seohyun sedang berjalan mondar mandir di taman. Sejak pedagang barang antik itu datang menemuinya tiap malam dia menunggu di taman ini takut jika tiba tiba Eonnie nya muncul. Benar saja malam itu Xiah tiba.
“Pangeran” kata Seohyun.
Sedetik kemudian Tiffany lah yang muncul.
“Eonnie” kata Seohyun berlari memeluk Tiffany.
“Aku? Kenapa aku disini? Kenapa aku tidak menghilang?” Tiffany bingung
“Eonnie, kau bicara apa. Ini baik bukan” kata Seohyun
“Ani, kau tidak menghilang. Hanya kakak ku seorang yang menghilang itu karena kalungmu sebenarnya tidak pecah” kata Xiah menjelaskan.
Xiah lalu menceritakan bahwa sebenarnya kalung yang dilempar Hero ke kolam itu adalah miliknya sendiri sementara milik Tiffany disimpan oleh Hero. Tiffany kaget mendengarnya, terlebih mengetahui Hero menghilang. Xiah mengatakan untuk jangan khawatir, Tiffany dia akan aman. Sesuai janji yang diucapkan nya pada kakaknya dia akan melindungi Tiffany.
Dan terjadilah…
Raja membaca surat Hero yang tertulis bahwa Hero tak ingin menjadi raja karena mendapat panggilan menjadi biksu saat perjalanan mencari Tiffany. Dia meminta Raja mengangkat Xiah sebagai putra mahkota. Awalnya Raja sangat murka dan ingin menghukum Tiffany tapi pada akhirnya dia mengabulkan permintaan Hero anak kesayangan nya itu. Dia mengangkat Xiah sebagai putra mahkota dan mengampuni Tiffany.
Tak lama kemudian Xiah menikah dengan Seohyun dan Raja wafat. Setelah itu Xiah dan Seohyun dilantik sebagai Raja dan Ratu baru Josseon. Ketika itu pula Xiah memberikan hadiah pada Tiffany. Dia memberikan kalung aquamarine miliknya. Satu satunya kalung yang tersisa. Menyuruh Tiffany kembali ke masa depan dan menemui pria yang dicintainya. Itulah pesan terakhir Hero.
Tiffany menangis terharu dan mengucapkan terimakasih. Dan ketika malam hari tiba dan gerhana bulan terjadi dia kembali ke Josseon. Dia segera pergi ke rumah Taeyeon tapi dia tidak menemukan Taeyeon. Dia berjalan seharian dan akhirnya berhenti di depan sebuah toko elektronik yang sedang menyiarkan acara talk show Taeyeon. Tiffany mendengar pesan Taeyeon, dia menangis. Kemudian dia pergi mengunjungi cafe untuk bertemu Yoona, dia meminjam pakaian Yoona mengatakan bahwa dia perlu bantuan bertemu Taeyeon. Yoona yang tau jadwal Taeyeon menyuruhnya datang ke LOTTE Departement Store.
Dan begitulah selanjutnya. Pada akhirnya walaupun 300 tahun berlalu dan walaupun telah lama berpisah pada akhirnya cinta sejati akan kembali kepada jalanya.

THE END

akhirnya kelar juga , buat yang udah komen , kalian bikin author semangat deh🙂

ehmm… habis gini ada ff  yang gak kalah seru deh ..

mau tau ?

tunggu komen kalian deh

hehehe

15 thoughts on “TIME MACHINE CHAPTER 7 [END]

  1. Huaaa seneg gk jadi galau dah. Wkwkwkwkwkw
    jadi pengen senyum” sendiri #giladong
    ah bodo we seneng sama ending nya thor.
    Daebak daebk.

  2. #jitakautor ahahahaha
    gpp deh yg penging ending happy#eh
    yee taeng akhirnya ktemu lg ama pany nah yg jd permasalahannya ksianmsi jaejeong ngilang entak kemana ..waakakaa bagus thor #tepuktangan
    ahahahahaha

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s