Genie ( taeny fanfiction) chapter 1

fix

Tittle    : Genie – Tell me your wish. Chapter 1

Author : Frinsyo

Editor  : Jullay

Genre  : Gender Bender, Romance – Comedy

Cast     : All SNSD members

Author POV

Hari ini adalah sehari sebelum Yoona  genap berusia 17 tahun, dia adalah putri semata wayang dari bintang papan atas Korea Tiffany Hwang dengan mantan penyanyi terkenal  Kim Taeyeon. Saat Yoona berusia sepuluh tah.un kedua orang tua nya pisah ranjang. Meskipun begitu kedua orang tuanya belum bercerai hingga detik ini.

 

Yoona POV

Dear diary

Besok aku akan beranjak dewasa ,

Harapanku tetap sama dari tahun ke tahun ,

Aku ingin appa dan umma kembali bersatu seperti dulu,

Mungkin aku tidak akan memaksakan mereka bersatu jika mereka sudah meraih kebahagiaan masing masing .

Meski aku tidak tahu apa yang menyebabkan mereka berpisah. Tapi aku yakin mereka masih sangat saling mencintai .

Aku memang tinggal dengan appa ku, tapi aku tahu bahwa umma masih selalu perhatian dengan appa (meskipun secara diam diam) hehehe …

Begitu juga appa, yang selalu menjaga umma meskipun tidak secara terang terangan .

Tapi tetap saja ketika mereka bertemu, mereka selalu bertengkar seperti kucing dan tikus.  

Dulu aku berpikir bahwa melalui pertengkaran lah mereka mengungkapan cinta mereka , tapi

Aku sudah cukup dewasa untuk merubah pikiranku itu …

Aku yakin mereka dapat kembali seperti dulu, mengungkapkan cinta dengan kasih sayang..

Aku yakin akan hal itu, karena aku tak akan lahir jika appa dan umma mengungkapkan cinta melalui pertengkaran (/,-)

Tuhan, aku mempunyai beberapa rencana untuk mereka dan aku akan berubah menjadi Genie untuk dua orang paling kusayangi di dunia ini

Aku harap dengan rencana rencana gilaku appa dan umma akan bersatu kembali.  lalalala~

Tuhan bantu aku ya ^^

Aku menutup buku diary ku, sambil tersenyum jahil mengingat apa rencana yang akan kulakukan besok di pesta ulang tahunku. Aku harap rencanaku sukses. Aku kembali membuka buku bertuliskan “Project” buku yang berisikan rencana – rencana untuk mempersatukan orang tuaku.

PLAN A :

Ketika aku meniup kue ulang tahun aku akan menyuruh appa dan umma mencium kedua pipiku, dan cekriik aku menghindar dan mereka berciuman  HAHAHA. Kemudian  aku akan memberikan orang tuaku hadiah special yang sudah kusiapkan. Aku akan merengek meminta mereka untuk ikut aku kedalam special holiday di pulau jeju. Hmmm tentunya itu bukan special holiday antara kami bertiga tapi aku akan mengubahnya menjadi romantic holiday. Hehehe.  Dan daftar yang harus kulakukan adalah seperti ini :

  1. 1.      Aku akan membuat mereka 1 kamar
  2. 2.      Akan kupastikan cuaca sedang turun salju lebat, entah dengan cara apapun salju harus turun. Jika perlu aku akan memanggil pawing untuk menurunkan salja dan setelah itu jika perlu jalan akses keluar akan kututup.
  3. 3.      Aku akan membuat umma dalam bahaya (maafkan aku umma, tapi kupastikan appa akan melindungimu)
  4. 4.      Aku akan membuat appa sakit dengan obat pencuci perut yang sudah kusiapkan (maafkan aku juga appa, akan kupastikan umma akan merawatmu hihi)
  5. 5.      Aku akan menyuruh penjaga penginapan untuk membuat appa dan umma jalan jalan ke sekitar jeju dengan alasan jadwal membersihkan penginapan
  6. 6.      Aku akan mengawasi appa dan umma dari jauh dan mempersiapkan segala trik agar mereka tidak bertengkar ditengah jalan ketika mereka bersama (tentunya kami para ‘gadis’ akan turut membantu)
  7. 7.      Akan kupastikan dua orang menyebalkan yang bernama Kwon Yuri dan Jessica Jung tidak mengganggu rencana brillianku ini. Hahahahaa

PLAN B

Dan seperti yang dikatakan orang bijak yaitu ‘sedia payung sebelum hujan’. Jika dari plan A yang kutulis diatas gagal. Aku akan turun tangan langsung tanpa rencana dan kuharap Tuhan menyertaiku. Amin 0:)

Aku menutup buku itu. Kuhembukan nafas berat karena jantungku yang terlalu berdebar debar membayangkan melaksanakan misi perdamain appa dan umma ini

“Tuhan, aku sungguh tidak suka PLAN B semoga itu tidak terwujud” gumamku memohon

Author POV

Keesokan harinya acara Sweet Seventeen Yoona pun tiba. Semua teman teman Yoona hadir termasuk sahabat – sahabatnya yang akan turut andil dalam rencana gila Yoona. Mereka adalah Sooyoung, Seohyun, Hyoyeon dan Sunny. Namun diluar dugaan appa dan umma Yoona, mereka mengundang  tamu yang merubah suasana menjadi canggung dan dingin. Tiffany mengundang Yuri sementara Taeyeon mengundang Jessica. Yuri dan Jessica sebenarnya merupakan alasan terbesar mengapa Taeyeon dan Tiffany pisah ranjang, dan hal itulah yang belum diketahui oleh Yoona. Yuri adalah mantan kekasih Tiffany ketika SMA, sementara Jessica adalah sahabat dekat Taeyeon yang selalu mengantikan posisi Tiffany membantu Taeyeon mengurus Yoona ketika Yoona masih kecil. Hal ini disebabkan karena Tiffany selalu disibukan oleh pekerjaanya sebagai  aktris dan penyanyi terkenal di Korea. Jadwalnya begitu padat.

Beberapa saat kemudian tamu tamu undangan pun mulai berdatangan. Mereka berbincang bincang satu sama lain melihat Tiffany datang ke acara itu dengan Yuri bukan suaminya Kim Taeyeon.

Taeyeon POV

“Yaa, Pany-aah. Buat apa kau mengundang laki laki yang tak ada hubungannya dengan Yoona, bahkan Yoona tak menginginkan dia datang, apa kau ingin merusak acara ini ha?” tanyaku dengan sewot ke Tiffany.

“Kim Taeyeon sshi. Apa kau yakin dengan yang kau katakana barusan? Kaulah yang akan merusak acara ini duluan bukan aku. Aku tahu kau akan mengundang dia ke acara ini” katanya sambil menunjuk kearah Jessica.

Aku membalas perkataanya dan adu mulut antara kami tidak terelakan lagi. Ini membuatku kesal ingin rasanya berteriak berdebat denganya tapi kutahan amarah ku dan kuputuskan melengos pergi dari hadapanya. Aku tak ingin merusak acara anak kesayanganku ini itulah alasan mengapa aku pergi.

“Sungguh dari dulu sampai sekarang kau masih kekanak kanakan” pikirku melangkah pergi darinya.

Hingga akhirnya aku melihat Yoona sedang memperhatikanku dengan tatapan kecewa, namun dia berusaha menutupinya dengan tetap tersenyum. Aku tau dia baru saja melihat pertengkaranku dengan umma nya. Sebagai Appa aku sangat sedih melihatnya kecewa di hari dimana dia justru harusnya bahagia. Terlebih itu semua karena ku.

“Mianhe, Appa tau kau kecewa Yoong. Tapi ini semua tidak akan terjadi jika umma mu berhenti bersikap kekanak kanakan” aku menghibur dan menjelaskan semua pada putriku.

Dia tidak membalas perkataanku hanya tersenyum dan mengangguk. Dan sejujurnya reaksinya ini justru membuatku semakin merasa bersalah. Aku seperti Appa yang buruk baginya.

Tiffany POV

“Haish, baru berbicara denganya saja sudah bikin aku naik darah. Bagaimana dia bisa berkata seperti itu?! Huhvf, dasar laki laki egois. Dia membawa selingkuhan nya kesini, dia pikir aku tidak bisa melakukanya juga. Dasar Kim Taeyeon pabo” gerutuku.

Jujur aku tahu dia cemburu melihatku datang bersama Yuri, tapi sifatnya yang egois seakan – akan memojokanku membuatku terlihat seperti datang dengan selingkuhanku. Padahal dialah yang selalu membawa selingkuhannya kemana saja.

“Aku benci kau “ runtukku dalam kekesalan.

Aku pun segera menghampiri Yuri dan mengandeng tangannya, aku sengaja melakukannya di depan Taeyeon dan sepertinya dia semakin cemburu

“Kim Taeyeon kau merasa seperti cacing kepanasan melihat aku dan Yuri bukan?” batinku.

Sedetik selepas itu aku tak sengaja melihat Yoona menatap ke arahku dengan mata kecewa tapi dia berusaha menutupinya dengan tersenyum, Refleks aku melepaskan gandenganku dari Yuri.

“Maafkan umma Young, umma tidak bermaksud kalau saja appamu tidak egois pasti tidak seperti ini” aku berusaha menjelaskan padanya.

Dia tak menjawab hanya tersenyum lalu meninggalkan ku sendiri dan beralih pergi.

Yoona pov

Aku berjalan menjauhi umma menuju pojok café. Berusaha menyembunyikan diri dan terlebih menyembunyikan isak ku. Aku tak ingin semua orang melihatku sedih di hari ini. Ini Sweet Seventeen ku hari bersajarah buatku sebagai seorang wanita. Dan aku tak mau semuanya rusak karena air mata ku diketahui orang.

“Appa umma sudah cukup aku melihat kalian selalu seperti ini” isaku.

“Yoong, kau kenapa?” aku mendengar suara dibelakangku

“Pergilah aku tidak apa apa Youngie” balas ku, aku tau itu suara Sooyoung sahabatku

“Kau yakin?”dia meragukan jawabanku

“Yeah, seyakin – yakin nya” aku berusaha meyakinkan nya

“Baiklah, kutunggu kau disana. Sebentar lagi saat nya tiup lilin. Kau ingatkan rencana mu kan?” Sooyoung bertanya memastikan aku mengingatnya.

“Yeah, aku ingat” jawabku

Aku bisa mendengar dan merasakan kalau Sooyoung sudah pergi menjauhku. Aku coba mengakhiri tangisan ini dan menarik nafas dalam dalam.

“Yoong, kau harus kuat ingat rencana mu bukan? Ini harus berhasil dan pasti berhasil” kumotivasi diriku sendiri.

Sedetik kemudian aku kembali ke tengah café di kerumunan orang yang sudah menantiku untuk meniup lilin. Aku berjalan dengan senyum yang bisa kusunggingkan saat itu melewati begitu banyak orang. Kemudian aku melangkah kan kaki selangkah demi selangkah berjalan menaiki panggung. Disana appa dan umma sudah ada menantiku.

“Sebentar lagi peri cantik kita Yoona akan meniup lilin nya, mari kita nyanyikan lagu ulang tahun bersama sama” suara MC memberikan perintah

“Jhakammanyo” kataku

“Waeyo?” MC itu bertanya padaku. Kulihat semua orang menatapku bingung.

“Aku punya permintaan. Bisakah appa dan umma mencium pipi kanan dan kiri ku bertepatan ketika aku meniup lilin. Kalian bisa kan?” aku memandang kedua orang tua ku, mengharap menemukan raut persetujuan dari mereka.

Mereka diam dan saling menatap satu sama lain sebelum akhirnya menyetujuinya. Aku tersenyum bahagia dalam hati.

Saengil chukae hamnida

Saengil chukae hamnida

“Sebentar lagi, sebentar lagi waktunya” aku membatin

Saengil chukae Kim Yoonaa …

Aku menunduk mendekati kue ulang tahunku untuk meniupnya. Bisa kurasakan umma dan appa mendekatkan wajahnya ke wajahku hendak mencium pipiku.

Saengil chukae hamnida

“1 … 2 … 3 … ini saatnya!!” pekik ku dalam hati

Author POV

Taeyeon dan Tiffany lebih mendekatkan wajah mereka ke wajah anak nya. Ketika Yoona menghitung 1 2 3 memberi aba aba untuk mereka mencium bersamaan ke pipi Yoona masing masing. Dalam hitungan ke 2 Yoona menarik kepalanya mundur, dia tidak jadi meniup lilin. Dan terjadilah sesuatu antara Taeyeon dan Tiffany yang membuat Yoona membelalakan matanya melihat kejadian itu.

To be continued . . . . .

kependekan yah? hahaha

hmmm penasaran lanjutannya ?

ayoo komen

ada yang mau request scene ? :p

24 thoughts on “Genie ( taeny fanfiction) chapter 1

  1. aaaaaah penasaran bgt thor,,,n smoga ja smwa rencna’y yoong berjlan lancar,,bila perlu gw bantu dh hahahaha,,,d tggu sangat next chap’y,,,fighting thor

  2. wahhh disini yoong jd anak taeny yaa,. biasanya kan yulsic.
    mn td ada kata2 “Akan kupastikan dua orang menyebalkan yang bernama Kwon Yuri dan Jessica Jung tidak mengganggu rencana brillianku ini.” ckckck yoong km anak durhaka

  3. Woah thor bener-bener penasaran lho. Hhehe
    Semoga berhasil tuh rencana Yoong.
    Jadi, Tae ma Ppany ini saling salah paham yach? Semoga gak berlarut-larut dah. Heh😀
    Okay thor, dilanjut yach? Moga kagak lama. Kekekek~

  4. wuahh… itu seharusnya Kwon Yoona bukkan Kim Yoona…hehe

    Disitu Tippany pan ngomong “Dia membawa selingkuhannya dan akupun juga bisa” berarti Ppany juga selingkuh donk?? hehe cuman koreksi sedikit😀

  5. keren thor keren pake bgt malah smoga rencana yoong brhasil trz yg trakhir ntu bnran kisseu…
    thor kok bsa mrka pisah ranjang tp status msh suami istri kan??
    lanjut ya thor kepo bgt nie…
    hahaha

  6. Biasanya seo yg jdi anaknya taeny,tpi gx apa”dah,seru ceritanya jdi penasaran,lanjut ke chapter 2 ah!

  7. Wah brhsil g nih..aish<" pnsran akut nih…smoga ja mreka brhasil ciuman😉
    Yoong smoga hrpan mu brhasil ne^
    Semangat!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s