PAPARAZZI chapter 1

 

url 

PS : Kali ini saya berusaha menulis FF mengenai ‘Impian; – ‘Dreaming’. Konsep dari alurnya berbeda dari FF saya yang sebelum sebelumnya yang biasa bergenre romance – comedy ataupun sad. Saat menulis FF ini saya berharap readers yang membaca bisa berusaha menggapai mimpi sama seperti saya yang berusaha mencapainya. Dan saya rasa SNSD adalah yang tepat, mereka selalu memotivasi saya entah karena apapun berubah menjadi baik dan meraih mimpi. Semoga kalian juga dan silahkan berkomentar sepanjang yang kalian bisa – Jullay.

nb: ini adalah ff  taeny terselubung , jadi locksmith ikutin yak hehe

Tittle    : PAPARAZZI – Chapter 1

Author : Jullay

Genre  : Gender Bender, Friendship, Dreaming

Cast     : All member SNSD, Siwon Super Junior, Lee Soo Man, Han Chae Young, Lee Yeon Hee and other

Part 1

Author POV

***

Dan, seperti yang kita ketahui semua SM Entertaiment adalah salah satu pemegang kunci besar dalam Industri Hiburan kita. Nama besar nya sudah tidak dapat dielakan lagi. Seluruh Korea bahkan dunia mengetahuinya. SM Entertaiment dengan artis dibawah naungan nya adalah satu dari pejuang yang menyebarkan Hallyu Wave di dunia. Sehingga kini dunia mengakui bahwa Korea memiliki Industri Hiburan yang tak kalah dengan Amerika dan Eropa.

Tidak hanya kuat dalam Industri Hiburan dalam dunia Ekonomi pun SM Entertaiment mempunyai pengaruh sangat besar. Saham nya tidak pernah jatuh dalam bursa saham hal ini tak pelak dapat dikatakan SM Entertaiment adalah salah satu asset Korea yang juga sebagian dari perekonomian Korea.

SM Entertaiment adalah satu terbaik dalam segalanya. Kepimimpinan CEO mereka Lee Soo Man yang terkenal dengan ‘tangan dinginya’ dalam mencari bakat bakat luar biasa merupakan faktor utama mengapa SM Entertaiment terus bertahan dan bahkan terus merajai puncak.

Dan kini adalah kesempatan bagi anda semua untuk bergabung dan menjadi satu yang terbaik dalam segalanya. SM Entertaiment berkerja sama dengan stasiun Televisi Nasional SBS mengadakan ‘ajang pencarian bakat’. Acara ‘pencarian bakat’ ini berbeda dengan audisi yang dilakukan SM Entertaiment pada umumnya. Tidak ada training lama bagi anda untuk debut. Ini benar benar suatu ajang dimana anda dapat mencapai mimpi anda menjadi salah satu Hallyu star dalam waktu beberapa bulan saja.

Bersama SM Entertaiment, HYUNDAI Departement Store dan SBS  daftarkan diri anda segera dan bergabunglah bersama kami dalam SM TOP MODEL. Wujudkan mimpi …..

CETEK …

Suara TV mati terdengar, seorang wanita berusia kurang lebih setengah abad yang mematikan nya.

“Eomma!!!” protes seorang wanita lain dalam ruangan itu

“Kenapa eomma matikan TVnya, aku sedang melihatnya” lanjut wanita yang bernama Hwang Mi Young

“Waeyo? Kenapa eomma tidak boleh melakukan nya? Eomma tidak suka berita nya sanggat mengganggu pekerjaan eomma” kata Eomma Mi Young

“Eomma …” rengek Mi Young

“Yaa, Hwang Mi Young!! Berhentilah merengek seperti anak kecil. Palli bantu eomma, sebentar lagi kita akan buka” perintah Eomma Mi Young

“Dae” angguk Mi Young pasrah.

Dia kemudian bangkit berdiri mengikuti Eomma nya menuju warung milik mereka yang sebentar lagi akan buka.

Sebelum semua cerita panjang ini berlanjut mari saya perkenalkan dengan kedua orang ini pada permulaan.

Hwang Mi Young seorang gadis berusia 21 tahun. Dia anak tunggal dan saat ini tinggal berdua bersama Eomma nya (yang berjualan dumpling) . Ayah nya meninggal ketika dia berusia 15 belas tahun. Mi Young bekerja sebagai pengajar. Mengatakan ‘pengajar’ baginya lebih tepat untuk Mi Young daripada ‘Guru’ karena dia hanya mengajar ekstrakulikuler di sekolah sekolah. Pekerjaan nya tidak tetap karena ijazah miliknya hanya SMA. Mi Young tidak melanjutkan kuliah karena gagal diterima masuk Universitas Negeri sementara keadaan ekonomi tidak memungkinkan untuk membiayai nya kuliah di Universitas Swasta.

“Eomma” panggil Mi Young

“Hemp” jawab Eomma nya singkat

“Kau setidaknya mendengarkan berita tadi bukan? Walaupun hanya sedikit kurasa” kata Mi Young

“Waeyo? Memang nya ada apa?” Eomma nya bertanya balik

“Ani, hanya saja … “ Mi Young ragu ragu mengatakan

“Hanya saja apa, katakan saja!” perintah Eomma nya

“Aku mau mengikutinya SM TOP MODEL. Aku ingin mengikuti itu eomma” cerita Mi Young

“Yaa, Michoso? Cepatlah membuat dumpling dan berhentilah bicara yang tidak tidak” Eomma nya tidak senang mendengar cerita Mi Young

“Eomma jebal, aku ingin sekali. Ini mimpi ku” kata Tiffany

“Kau mimpi apa? Kau ingin jadi model terkenal? Atau kau ingin kaya? Kalau kau ingin kaya maka belajarlah dan ikuti ujian masuk Universitas Negeri tahun depan” nasihat Eomma nya

“Eomma aku ingin ikut SM TOP MODEL itu mimpiku” Mi Young meninggikan nada nya

“Hwang Mi Young berhentilah mengatakan itu. Kau lupa? Apa kau lupa? Terakhir kali kita membicarakan mimpi ketika Ayahmu pergi enam tahun yang lalu mengejar mimpi nya dan kau lupa yang terjadi padanya dia meninggal. Dia pergi untuk impian konyolnya dan apa yang dia dapat” Eomma nya membentak

“Eomma ini berbeda, ini berbeda pada saat Appa …” kata Mi Young terpotong dengan bentakan eomma nya

“Hwang Mi Young cukup! Selesaikan Dumpling itu kita akan segera buka” bentak keras Eomma nya.

Mi Young diam tak membalas sementara Eomma nya yang kesal pergi meninggalkan Mi Young sendiri.

***

Beberapa hari berlalu setelah Mi Young mengucapkan niat nya untuk mengikuti SM TOP MODEL. Mi Young sampai saat ini tidak pernah lagi mengungkit topik mengenai keinginan nya di depan Eomma nya. Dia yakin Eomma nya akan memberikan reaksi yang sama tetap melarang nya mengikuti ajang pencarian bakat itu.

Hari ini hari terakhir audisi SM TOP MODEL. Mi Young tidak bisa lagi menahan keinginan nya mengikuti nya. Bicara dengan Eomma nya meminta persetujuan bukan lah hal yang tepat. Sampai kapanpun Eommanya tidak akan menyetujuinya. Dia tau itu. Karena itu Mi Young memutuskan untuk mengikuti SM TOP MODEL tanpa persetujuan Eomma nya. Mi Young bangun dipagi hari pergi menuju SM building untuk mengikuti audisi. Dia  menggunakan baju terbagus miliknya dan berdandan terbaik menurutnya. Mi Young pergi meninggalkan rumah dengan selembar surat yang ditinggalkan nya untu Eomma nya.

Eomma Mianhe. Jebal Mianheyo. Aku harus mengikutinya. Ini mimpiku dan ini takdirku aku yakin. Seperti yang selalu Eomma katakan kalau aku harus mengikutikata hatiku maka kulakukan. Jika aku gagal audisi tahap awal aku berjanji selamanya tak akan mengejar mimpi ini dan belajar serius untuk masuk Universitas Negeri tapi jika aku berhasil aku akan pulang dan membeli kue favoritmu.

      Hwang Mi Young

Part 2

***

Mi Young menaiki bus menuju SM Building. Bus yang dia naiki saat itu telah terisi penuh hanya menyisakan satu tempat kosong. Mi Young duduk di tempat itu. Disamping pria yang sedang tidur dan menutupi wajahnya dengan topi.

HEHSS HESSSH HEEEHH

Suara dengkuran pelan terdengar.Mi Young menoleh menatap pria disebelahnya yang mendengkur.

“Aigoo, bagaimana dia bisa tidur pulas di tempat seperti ini” gerutu Mi Young tak percaya

Sedetik kemudian Bus yang ditumpangi Mi Young berhenti mendadak. Bus bergoncang karena rem yang tiba tiba diinjak oleh sang supir. Pria disebelah Mi Young terbangun karena kejadian itu. Dia mengerjap kerjap kan matanya sambil menguap, detik berikutnya dia sadar bahwa dia harus turun di halte itu. Maka pria itu bangkit berdiri, berjalan melawati Mi Young dan pergi keluar dari bus. Mi Young menatap pria itu.

“Untuk ukuran pria dia pendek sekali” komentarnya.

Mi Young tersenyum setelah itu. Dia menebarkan pandangan nya keseluruh bus dan matanya akhirnya terhenti pada sebuah benda yang berada disebelahnya. Mi Young mengambil benda itu, Sebuah dompet.

“Omo, ini ketinggalan pasti terjatuh saat dia bangun tadi” kata Mi Young

Mi Young memutuskan untuk turun dari bus berlari mengejar pria itu untuk mengembalikan dompetnya.

“Yaa, jhakammanyo” teriak Mi Young berlari mengejar pria itu

“Tuan tunggu sebentar dompet mu ketinggalan” Mi Young terus berusaha mengejar tapi pria yang dikejarnya terlalu berada jauh di depan nya.

“Tuan” teriak Mi Young tapi pria itu tetap tidak menoleh,

Mi Young berhenti sejenak mengatur nafasnya yang tidak teratur karena berlari begitu cepat. Keringat jatuh membasahi wajahnya.

“Aigoo, ini capai sekali kenapa dia tidak mendengar teriakan ku” keluh Mi Young. Mi Young lalu melirik arloji yang dia gunakan.

“Omo, waktu pendaftaran audisi tinggal sebentar lagi. Tapi dompet ini?” Mi Young bingung

“Sudalah akan ku laporkan kantor polisi setelah audisi selesai” putus Mi Young akhirnya.

Mi Young yang hendak kembali menuju halte untuk menunggu bus membalikan badan. Dia memutar langkah dan langsung dikejutkan dengan pria yang berdiri di depanya begitu dekat.

“Omo” pekik Mi Young terkejut

“Yaa! Kau mengejutkan ku!” tukas nya

“Mianhe” kata pria itu tersenyum

“Omo kau pria yang di bus tadi kan? Tapi bagaimana bisa kau tadi di depan dan sekarang di …” kata kata Mi Young diputus pria itu

“Aku dengar kau memanggilku jadi aku kesini menemui mu” jelas pria itu

“Jadi ada apa?” lanjut pria itu bertanya

“Ini, dompet mu ketinggalan” Mi Young mengulurkan dompet nya.

Pria itu kaget melihatnya. Dia menerima uluran dompet itu kemudian berkata

“Gomawo” katanya

“Ne, cheon” balas Mi Young

“Kalau begitu aku permisi” lanjut Mi Young undur diri

“Kau mau kemana?” tanya pria itu

“SM building, waeyo?” tanya Mi Young balik

“Kau kesana untuk mengikuti audisi kan?” pria itu juga balik bertanya

“Bagaimana anda bisa tau?” Mi Young kaget

“Aku hanya menebak” jawab pria itu

“Pendaftaran audisi itu akan ditutup 15 menit lagi. Sementara bus yang akan menuju SM building baru akan tiba 10 menit lagi” kata pria itu

“Kau benar, eottokhe?” Mi Young bingung

“Nona, karena kau telah mengembalikan dompet ku aku akan mengantar mu ke sana. Tunggulah sebentar” pria itu lari meninggalkan Mi Young

“Yaa!! Kau mau kemana?!?” teriak Mi Young tapi pria itu tetap berlari kencang

Mi Young gelisah tapi entah mengapa dia mempercayai pria itu dan memilih menunggunya. Tak sampai lima menit berlalu pria itu kembali dengan menaiki sepeda.

“Ada penyewaan sepeda di dekat situ, kajja naiklah aku akan mengantarmu ke SM building” jelas pria itu

“Yaa, michosso?” Mi Young tidak habis pikir

“Nona kau tidak punya pilihan, kau mau disini menunggu bus dan terlambat datang pendaftaran audisi atau kau mau naik ke sepeda dan aku akan mengantarmu sampai SM building dengan selamat” kata pria itu membuat Mi Young semakin bingung.

Mi Young memutar otak nya, memang tidak ada pilihan lain yang bisa diambilnya. Karena itu dia menyetujuinya. Mi Young naik ke atas boncengan sepeda itu.

“Pegangan yang kuat, kita akan sedikit ngebut” perintah pria itu.

Mi Young mendengus sambil memegang baju pria itu. Dia masih ragu pria ini dapat mengantarkan nya tepat waktu menuju SM building. Di luar dugaan pria kecil itu mengayuh sepeda dengan begitu cepat. Entah darimana tenaga yang dia dapatkan untuk ukuran tubuh yang seperti itu. Pria itu mengayuh memasuki gang gang kecil mengambil jalan pintas menuju SM building. Dia mengambil jalan pintas untuk mempersingkat waktu.

Tak lama kemudian mereka berdua tiba di SM Builiding tapi nampaknya dewi fortuna tidak berpihak pada mereka. Pendaftaran audisi baru saja ditutup semenit yang lalu. Mi Young tertunduk sedih mengetahui itu. Semua nya sudah berakhir baginya. Impian nya berakhir.

“Tunggu sebentar aku akan kedalam dan menjelaskan semuanya” kata pria itu

“Kau menjelaskan apa? Sudalah ini sudah berkahir” Mi Young putus asa

“Kau seperti ini karena berusaha mengembalikan dompet ku dan aku harus membalas kebaikan mu. Tunggulah disini sebentar” pria itu tersentyum meyakinkan dan berlari lagi meninggalkan Mi Young.

“Yaa!! Sshi kau mau kemana?” teriak Mi Young tapi pria itu tetap berlari meninggalkanya.

Mi Young memandang punggung pria itu berlari menjauh. Dia kembali seperti keadaan yang tadi dan entah mengapa untuk kedua kalinya Mi Young memutuskan untuk menunggu pria itu. Dia tak seratus persen mempercayainya tapi sesuatu dalam hatinya meyakinkanya untuk menunggu pria itu.

Sedetik, semenit waktu berlalu. Mi Young berdiri gelisah masih menunggu pria itu. Dia yakin pria itu akan kembali membawa kabar baik bagi nya dan benar saja dia kembali. Pria itu berlari tersenyum menghampiri Mi Young.

“Bagaimana? Apa yang kau lakukan disana? Apa yang kau katakan? Apa aku boleh ikut audisinya?” Mi Young mencerca nya dengan banyak pertanyaan.

Pria itu tak menjawab satu pun pertanyaan Mi Young. Dia hanya menyunggingkan senyuman yang membuat Mi Young semakin penasaran.

“Yaa!! Palli, cepat katakan!” teriak Mi Young meminta

“Nona…” pria itu berhenti, Mi Young menahan nafas.

“Mereka bilang kau boleh ikut audisi” lanjutnya tersenyum lebar

“Jinja? Aku boleh ikut audisi?” Mi Young masih meragukan apa yang dia dengar, pria itu mengangguk berusaha meyakinkan kalau yang dikatakan adalah benar.

Mi Young lalu memekik kegirangan, spontan dia memeluk pria itu sambil loncat loncat gembira.

“Aku ikut audisi! Aku bisa ikut!!” teriaknya senang

“Dae, tapi nona … kau mencekikku” ujar pria itu menyadarkan Mi Young kalau dia memeluk pria yang tingginya hampir sepantaran dengan nya terlalu erat

“Mianhe, aku terlalu senang” Mi Young meminta maaf

“Dae” jawab pria itu mengerti

“Nonaa, kau harus cepat masuk. Mereka tidak memberi mu banyak waktu” pria itu menjelaskan, Mi Young mengangguk dia mengerti.

“Baiklah, aku akan masuk. Gomawo sshi” ucap Mi Young tulus

“Cheon” balas pria itu

”Jhakamman…” Mi Young berhenti lagi

“Dae, waeyo?” pria itu penasaran

“Siapa nama mu sshi?” tanya Mi Young

“Namaku, Kim Taeyeon” kata pria itu tersenyum, Mi Young membalas senyum nya lalu berkata

“Aku Hwang Mi Young” kata nya tersenyum lalu bergegas memasuki SM building.

“Hwang Mi Young” ulang Taeyeon sambil menatap Mi Young berlari menjauh. Dia tersenyum bahagia.

***

Mi Young tak menyianyiakan kesempatan kedua yang dimiliki nya untuk mengikuti audisi SM TOP MODEL ini. Dia bersumpah pada dirinya sendiri untuk melakukan yang terbaik supaya dia bisa lolos audisi ini.

Begitu tiba di SM Building panitia mempersilahkan Mi Young masuk sebelum terlebih dahulu meminta formulir pendaftaran dan identitas diri.

“Hwang Mi Young sshi” kata panitia

“Dae” jawab Mi Young

“Ada lebih dari 5 orang disini yang nama nya sama dengan mu. Sebaiknya kau menggunakan identitas nama yang berbeda untuk memudahkan kami. Mungkin bisa nama Inggris anda” terang si panitia

“Baiklah, aku pakai nama Inggris ku. Tiffany itu namanya” jawab Tiffany. Panitia itu mengangguk dan mengganti sedikit keterangan dalam formulir pendaftaran Tiffany. Kemudian dia mempersilahkan Tiffany untuk mengikuti audisi tahap awal.

Audisi tahap awal SM TOP MODEL adalah pengukuran tinggi badan serta berat badan. Batas minimal tinggi badan yang disyaratkan adalah 150cm. Sedangkan batas minimum berat badan adalah (30% dari tinggi badan – 5kg). Dalam tahap audisi awal ini Tiffany melalui nya dengan mudah. Tinggi dan berat badan serta keselulurahan tubuh Tiffany sudah professional. Ramping tidak terlalu kurus dengan bahu serta kaki yang indah. Sangat memenuhi syarat bahkan unggul secara kualitas.

Berikutnya adalah audisi babak pertama. Tiffany tidak percaya dengan audisi tahap pertama ini. Audisi ini berupa suatu tes psikologis dengan satu pertanyaan yang harus mereka jawab.

“Bagian tubuh mana yang kau operasi dan ingin kau operasi” itulah pertanyaan nya.

Tiffany diam cukup lama untuk menjawab pertanyaan itu. Dia nampak berpikir untuk memberikan jawaban terbaik dan terlihat bagus seperti kontes Miss Kecantikan. Tapi apalah daya nya dia tidak sanggup merangkai kata indah seperti yang selalu dia dengar di kontes Miss Kecantikan. Tiffany pada akhirnya hanya menjawab

“Sejauh ini saya tidak pernah melakukan operasi plastik apapun pada bagian tubuh saya dan saya tidak memikirkan bagian tubuh mana yang saya ingin operasi. Saya kira saya suka semua bagian ini menjadi satu kelengkapan tapi yang paling saya sukai adalah mata saya. Orang mengatakan itu membentuk bulan sabit ketika saya tersenyum dan pastinya saya selamanya tidak akan mengoperasinya. Karena itu bagian dari kecantikan saya” jawabnya jujur

Diluar dugaan Tiffany sendiri merasa kaget dengan apa yang dia ucapkan barusan. Darimana dia bisa mendapat kemampuan berbicara ahli seperti itu. Tiffany lalu melirik sedikit dari sudut mata nya panitia yang memberikan pertanyaan ini. Dia melihat orang itu tersenyum sepertinya puas mendengar jawaban Tiffany dan reaksi itu membuat Tiffany bisa sedikit bernafas lega.

“Jawaban yang baik Nona, baiklah kau bisa duduk disana menunggu hasil pengumuman kami bersama peserta yang lain nya” terang panitia itu. Tiffany mengangguk dia mengerti.

Tiffany lalu keluar dari ruangan menuju sebuah aula terbuka dengan panggung utama di depan dan penataan kursi seperti akan ada seminar disitu. Dia bisa melihat semua peserta yang mengikuti audisi ini. Mereka semua terlihat cantik cantik membuat Tiffany sedikit pesimis untuk lolos ke tahap berikutnya.

“Hai” seseorang menyapa Tiffany, Tiffany menoleh

“Hai” balasnya mendapati seorang wanita bertubuh tinggi dengan paras cantik dan kulit sedikit gelap

“Bagaimana pertanyaanmu?” tanya nya

“Yaah, seperti itulah. Kurasa aku buruk menjawabnya” jawab Tiffany, wanita itu tertawa.

“Mau tau apa jawabanku?” wanita itu menawarkan sebuah pertanyaan pada Tiffany

“Dae, kau jawab apa” kata Tiffany

“Aku berkata ‘Kalau kau apa saja yang kau operasi. Aku belum pernah operasi jadi aku menanyakan saran padamu’” ceritanya terkekeh, Tiffany kaget mendengarnya apa benar wanita itu berani mengatakan hal seperti itu.

“Kau tidak percaya ya?” tanya nya

“Ani, tidak bukanya seperti itu” Tiffany mengelak

“Sudalah wajahmu mengatakan jelas kalau kau tidak percaya” katanya, Tiffany tertunduk malu kenapa mudah sekali membaca wajahnya

“Oya, siapa namamu. Aku Choi Sooyoung kau bisa panggil aku Yongie” wanita itu memperkenalkan diri

“Tiffany” jawab Tiffany

“Hemp, Tiffany senang mengenalmu semoga kita bisa lolos audisi tahap selanjutnya” ucap Sooyoung

“Dae” Tiffany mengangguk tersenyum penuh harap.

Sesaat setelah Sooyoung dan Tiffany mengakhiri perkataanya. Suasana aula yang tadinya sepi karena semua peserta begitu tegang berubah menjadi ramai. Sepertinya ada seorang yang masuk kedalam ruangan. Orang ini bukan orang biasa. Dia tinggi, wajahnya seperti pahatan seni yang indah begitu tampan dengan senyum mempesona. Walaupun  dia menggunakan pakaian lengkap bisa langsung diketahui bahwa tubuhnya sangat sempurna dan jelaslah dia mempunyai Abs. Auranya yang bersinar tidak bisa dipungkiri atau bahkan ditutup tutupi. Dia adalah salah satu dari Hallyu star yang terkenal di seluruh dunia. Dia juga anggota boyband terkenal dibawah management SM TOWN dan lebihnya dia adalah pewaris utama HYUNDAI DEPARTEMENT STORE. Departement Store terbesar yang ada di Korea. Dia adalah.

“Choi Siwon!!” pekik Tiffany

Siwon berjalan masuk membagikan senyum yang langsung mendapat respon histeris dari para peserta. Dia berjalan menuju panggung dan begitu kakinya menginjak lantai panggung peserta menjerit histeris melihat Siwon melambaikan tangan pada mereka semua.

“Anneyong haseyo” sapa Siwon. Suara jawaban histeris terdengar.

“Dae, Siwon sshi. Anneyong haseyo” sapa Lee Yeon Hee yang berada di atas panggung juga. Dia adalah MC atau pembawa acara SM TOP MODEL ini.

“Bagaimana kabar anda hari ini? Seperti nya anda terlihat semakin tampan dari waktu ke waktu” puji Lee Yeon Hee, Siwon tersenyum.

“Dae, Siwon sshi langsung saja saya tanyakan. Saya dengar anda adalah salah satu juri utama dalam ajang SM TOP MODEL ini. Apa itu benar?” tanya Lee Yeon Hee

“Dae, saya adalah salah satu juri utama selaku perwakilan dari Hyundai Departement Store” jawba Siwon

“Siwon sshi bisa anda sedikit ceritakan komentar anda mengenai ajang pencarian bakat SM TOP MODEL ini?” Lee Yeon Hee mengajukan pertanyaan lagi

“Dae, acara ini berbeda dengan audisi yang diadakan SM  Entertaiment seperti biasanya. Kita mencari orang berbakat bukan hanya sebagai model catwalk tapi model yang bisa menyampaikan apa yang diharapkan dari customer dan menampilkan keistimewaan suatu produk. Dia harus benar benar model yang luar biasa dan tidak hanya harus memiliki fisik yang baik tapi kemampuan yang baik pula. SM TOP MODEL ini merupakan ‘kunci’ atau saya katakan ‘jalan pintas’ bagi mereka yang ingin debut tanpa training lama seperti yang biasa bintang Hallyu kita rasakan. Acara ini seperti acara reality show pencarian bakat dimana 8 orang model terpilih nantinya akan tinggal dalam satu rumah. Kita akan mengawasi kegiatan nya dirumah dan tiap minggunya akan ada tantangan yang memulangkan satu per satu peserta hingga menyisakan satu terbaik yang kita sebut pemenang” jelas Siwon panjang lebar

“Dae, komentar yang sangat bagus dan penjelasan yang baik juga Siwon sshi. Yaa, pertanyaan selanjutnya yang ingin saya tanyakan sekaligus pertanyaan terakhir. Dari sekian banyak peserta wanita disini. Seperti apa yang menurut anda pantas sebagai model” tanya Lee Yeon Hee

“Berdasarkan kriteria apa? Kriteria acara ini atau kriteria pribadi saya?” tanya Siwon balik sedikit menggoda dia tersenyum jahil.

“Bagaimana jika penilaian pribadi anda” jawab Lee Yeon Hee

“Penilaian saya sebagai model bukan tipe wanita saya kan?” Siwon menanyakan pertanyaan menggoda lagi yang membuat Lee Yeon Hee tertawa dan peserta yang ada disitu semakin histeris

“Dae, kita tanyakan saja” tantang Lee Yeon Hee

“Mana yang kalian mau? Sebagai model atau tipe wanita idamanya?” Lee Yeon Hee berteriak menanyakan pada peserta

“Tipe wanita idaman” gadis gadis peserta ini berteriak riuh

“Apa harus kujelaskan atau ku tunjuk satu sebagai contoh” Siwon kembali menggoda peserta wanita ini.

“Tunjuk!!!” teriak mereka histeris berharap mereka lah yang nanti nya akan ditunjuk

“Dae, kalau begitu yang ditunjuk oleh Siwon sshi harap naik ke atas panggung nanti nya” tambah Lee Yeon Hee.

Siwon tersenyum sambil mengangguk angguk. Dia kemudian menebarkan pandangan keseluruh peserta, mulai memilih milih manakah yang sesuai dengan tipe idaman nya. Akhirnya pandangan nya tertuju pada satu wanita. Dia tersenyum lalu berkata.

“Ketemu” katanya dan langsung mendapat reaksi heboh

“Itu, dia. Kau gadis berkulit putih dengan rambut coklat panjang. Kau yang berada disebalah wanita berbadan tinggi berkulit sedikit gelap.  Baju dress putih selutut. Tadi kau tersenyum dan matamu membentuk bulan sabit” terang Siwon.

Para peserta menebarkan pandangan satu sama lain mencari cari wanita yang di deskripsikan Siwon. Sooyoung menatap Tiffany dari ujung kaki sampai ujung kepala.

“Itu kau” katanya

“Yaa!! Tiffany sshi itu kau?!!?” teriaknya mengguncang tubuh Tiffany

“Aku?” Tiffany bertanya kaget

“Dae, kau orang nya” jawab Siwon dari atas panggung

Semua mata yang berada disitu langsung menatap Tiffany ingin mencari tau gadis yang seperti tipe wanita Siwon. Tiffany menelan ludah, merasakan mata mata yang memandang nya dengan tatapan yang mengandung makna berbeda beda.

“Dae, Nona kau yang dipilih silahkan naik  ke atas panggung” kata Lee Yeon Hee memberi perintah

“Ayo naiklah” Sooyoung mendorong Tiffany agar dia maju kedepan dan naik ke atas panggung.

Tiffany lalu berjalan melewati lautan gadis yang Tiffany yakin semua nya menatap benci terhadapnya. Jantungnya berdebar merasakan aura yang tidak enak. Tiffany lalu menaiki panggung. Dia berjalan sedikit demi sedikit ke arah Siwon dan Lee Yeon Hee. Siwon menatap Tiffany tersenyum.

“Dae, dia tipe wanita idaman ku” kata Siwon menyunggingkan senyuman mautnya.

to be continued

nb:

komennya dong???

ada yang nunggu genie ????

sabar yak hehehe

19 thoughts on “PAPARAZZI chapter 1

  1. Semoga gak jatuh cinta beneran dehh tuh SiWon ke Fany :p
    So.. Tae doank donk yang jadi namja yah thor? Hehe~
    Mau tanya nanti disini ada adegan saling jatuh cinta gak diantara TaeNy??
    Ditunggu aja yaw jalan ceritanya^^
    O ya.. Genie donk thor😀

  2. Sebenarnya kata ‘dae’ itu artinya semacam ‘ya’, ya? Kok setahuku ‘ya’ itu bahasa Korea-nya ‘ye’ sama ‘ne’ doang?🙂

  3. keren thor only tae yg jd namja
    thor kan dstu dblangin ad 8 orang yg nanti bklan tggl serumah dan satu persatu dieliminasi ya ntu smua snsd kah??berarti taeng ga msk ya kan taeng namja
    dtggu lanjutan na ya thor hwaitaeng
    aq suka klo taeng jd namja hihi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s