GENIE CHAPTER 4 – TAENY FANFICTION

Image

PS : Maafkan akan keterlambatan release yang begitu lama, terkadang ada beberapa kendala yang menghadang kami dan terimakasih telah menunggu

Tittle : Genie – Tell me your wish. Chapter 4

Author : Frinsyo + Jullay

Editor : Jullay

Genre : Gender Bender, Romance – Comedy

Cast : All SNSD members

Author POV

Matahari pagi pulau Jeju menembus jendela kamar Taeyeon dan Tiffany. Tiffany terbangun karena nya. Dia menggosok gosokan matanya dan menguap. Sedetik kemudian setelah dia mendapatkan kesadaran nya 100 % Tiffany berteriak. Teriakan kencang yang mengagetkan siapa saja yang mendengarnya.

KYAAA!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!” teriak Tiffany kaget melihat Taeyeon disebelahnya sedang tertidur memeluknya.

Reflek Tiffany menendang Taeyeon sehingga Taeyeon terjatuh dari kasur.

Aww….” rintih Taeyeon kesakitan

Aish, apa apaan kau?” lanjut Taeyeon sambil berusaha bangkit

Yaa! Apa yang kau lakukan barusan? Apa yang kau lakukan padaku, haa?? Aku akan melaporkan mu atas tindakan pelecehan seksual!!” Tiffany mencerca Taeyeon

Yaa! Hwang Mi Young, kau jinja! Pabo sekali! Bagaimana bisa kau melaporkan suami mu sendiri melakukan pelecehan seksual, yang ada kau akan ditertawakan polisi” sahut Taeyeon membuat Tiffany speechles.

Tiffany lalu beranjak bangun menuju kamar mandi untuk mencuci muka nya sambil terus mengumpat karena kesal. Ketika Tiffany tengah mencuci muka dan wajahnya dipenuhi dengan busa dari pembersih wajah miliknya, pintu kamar mandi terbuka. Taeyeon masuk kedalam lalu berdiri disamping Tiffany di depan kloset, membuka kloset dan ….

KYAAA!!!!!!” jerit Tiffany lagi

Taeyeon yang nyawanya belum terkumpul 100% menoleh dan ikut berteriak karena kaget melihat wajah Tiffany yang dipenuhi busa

Yaa!! Kenapa kau ikut berteriak!! Dan, Yaa!! Taeng apa apaan kau buang air disaat aku masih berada di dalam kamar mandi” Tiffany membentak Taeyeon lagi

Hey hey, biasa sajalah kau kan istriku” jawab Taeyeon

Michoso?” balas Tiffany bergidik kesal

Hwang Mi Young, Tiffany. Sampai detik dimana aku mengatakan ini kau masih istriku yang sah jadi jangan bertingkah seakan akan kita sudah berpisah” kata Taeyeon

Kita memang sudah berpisah” balas Tiffany, Taeyeon memandang Tiffany. Ada sebuah pertanyaan dalam tatapan itu.

Dae” kata Taeyeon akhirnya, lalu melenggang pergi, Tiffany menoleh menatap Taeyeon yang berjalan keluar dari kamar mandi yang ukuranya big size itu.

Kajima” ucap Tiffany dalam hati, dia menghembuskan nafas berat lalu dengan segera membilas muka nya.

Taeyeon POV

Yaa! Bagaimana dia bisa mengatakan itu, aku tau kita berpisah tapi belum sah itu karena dia bersama pria lain, tapi itu bukan berarti. Yaaa!! Kim Taeyeon” aku mengacak acak rambutku merasa pusing dengan jalan pikiranku sendiri.

Aku harus meluruskan semuanya” putusku memandang pintu kamar mandi

Author POV

Taeyeon beranjak bangun berjalan menuju kamar mandi. Dia membuka pintu kamar mandi dan berkata

Yaa, panny ah, aku …….” perkataan Taeyeon terputus karena Tiffany kembali berteriak.

Tiffany sedang mandi di bawah shower, dia kaget melihat Taeyeon tiba tiba masuk. Dengan panik dia cepat mengambil handuk untuk menutupi tubuhnya.

Sudalah tidak perlu panik, aku sudah bosan melihatnya” komentar Taeyeon

Yaa!! Kim Taeyeon, kau!!” pekik Tiffany emosi.

Tiffany berjalan mendekati Taeyeon.

Wae?” tanya Taeyeon, Tiffany membalas dengan senyuman dan brug…

Tiffany menendang ‘adik’ Taeyeon, Taeyeon melotot dan mendongak kesakitan

Yaa, Mi…young… kau, michoo..sso. Kau membunuh adik ku” rintih Taeyeon tersungkur di lantai kesakitan memegangi adiknya.

Tiffany mendengus melihatnya dan melenggang meninggalkan Taeyeon begitu saja.

Yoona POV

Aku terbangun pagi ini dengan semangat menggebu. Aku sudah tidak sabar melaksanakan misi misi ku untuk Appa dan Umma.

Kau hebat Yoong” aku memuji diriku sendiri lalu tersenyum karena merasa aneh

Yaah, setidaknya menurutku aku memang pantas dipuji. Aku berhasil membuat kedua orang tuaku ke tempat ini dan mempersiapkan semua nya untuk mereka, terlebih lagi karena mereka tidak tau kalau aku juga ada datang ke Jeju juga dan menginap di hotel yang sama dengan mereka.

Aigoo, aku memang benar benar cerdas” kupuji diriku sekali lagi

Author POV

Taeyeon dan Tiffany saling melemparkan pandangan meledek satu sama lain setelah kejadian tadi pagi. Mereka tengah berada di restoran untuk sarapan pagi. Restoran ini sangat unik karena memiliki sebuah taman yang indah dimana terdapat kincir kincir angin seperti di belanda berdiri kokoh menghiasi dan terdapat mini stage classic di dalam restoran. Dan walaupun tengah musim dingin, salju salju tipis menyelimuti dan kaca kaca pagi hari yang berembun matahari pagi ini membuat restoran itu nampak begitu hangat.

Taeyeon, Kim Taeyeon” seseorang memanggil Taeyeon

Taeyeon menoleh ke arah datangnya suara begitu pula dengan Tiffany.

Sica.. Jessica” kata Taeyeon berdiri tergesa gesa karena kaget, Tiffany menoleh memandang sesaat lalu membuang mukanya sambil mendengus.

Jessica adalah orang yang memanggil Taeyeon tadi. Dia tersenyum menghampiri Taeyeon.

Anneyong haseyo” katanya menyapa Taeyeon

Kenapa kau disini?” Taeyeon kaget

Kau juga, bagaimana bisa disini. Aku sedang mengadakan pemotretan” jelas Jessica. Jessica adalah seorang fashion design untuk majalah Fashion ‘VOGUE’

Dia bersamaku, kami berlibur” Tiffany yang sedari tadi duduk kini bangkit berdiri dan ikut berkomentar kini

Oh, anneyong haseyo” Jessica membungkuk menyapa Tiffany setelah mengetahui keberadaan Tiffany.

Kita berjodoh bertemu disini” kata Jessica

Bukan jodoh, ini hanya kebetulan saja” komentar Tiffany ketus, Taeyeon menoleh ke arahnya speechles

Kau mau sarapan? Duduklah disini saja” Taeyeon menawari, Jessica tersenyum

Yaa, aku tidak ingin semeja dengan selingkuhanmu” Tiffany berkata

Kalau begitu, ka! Pergilah cari meja lain saja” Taeyeon membalas dengan ketus

Aniya, aku saja yang pergi aku akan sarapan di meja lain” kata Jessica

Baguslah” ucap Tiffany

Kalau begitu kajja, aku sarapan denganmu. Dimana kita harus duduk?” Taeyeon mengajak Jessica mencari meja

Yaa! Kim Taeyeon!!” pekik Tiffany kesal

Wae?” tanya Taeyeon

Kembali duduk!!” Tiffany menyuruh Taeyeon untuk duduk kembali di kursi nya semula dan sarapan bersama nya bukan dengan Jessica

Shiro” tolak Taeyeon

Yaa!!” pekik Tiffany

Aku tidak ingin semeja dengan wanita kasar sepertimu” jelas Taeyeon, masih emosi karena Tiffany menendang ‘adik-nya’ tadi.

Kajja” Taeyeon mengangguk pada Jessica mengajak Jessica pergi.

Jessica menerima ajakan Taeyeon setelah sebelumnya mengangguk pada Tiffany untuk pamit. Tiffany memandang kesal pada Taeyeon dan Jessica tapi, sedetik kemudian ekspresi kesalnya berubah menjadi sebuah senyuman kecil disudut bibir. Tiffany mengambil HP miliknya, menekan beberapa nomor lalu memulai panggilanya.

Yoebseyyo” katanya

Dae, saya Tiffany Hwang, Hwang Mi Young” lanjut Tiffany

Dae, saya ingin memesan semua sisa meja hari ini hingga makan siang nanti” jelas Tiffany.

Tiffany saat ini sedang menelpon managemen restoran resort ini. Dia memesan semua sisa meja yang ada dengan tujuan supaya Taeyeon dan Jessica tidak menemukan tempat untuk duduk.

Yaa!!” Taeyeon berteriak pada Tiffany setelah Tiffany menutup teleponya, dia mendengar percakapan Tiffany lewat telepon karena memang Tiffany sengaja memperkeras volume suaranya

Wae?” tanya Tiffany sambil menyunggingkan senyum kemenangan

Michoso?” tanya Taeyeon

Shiro, aah mianhe. Kau jadi tidak bisa sarapan bersama dia” ucap Tiffany dengan mimic ejekan, Taeyeon menghela nafas tak percaya.

Tapi karena mood ku sedang bagus saat ini, kalian bisa sarapan bersama di meja ku. Bagaimana?” tawar Tiffany, Taeyeon diam tak menjawab.

Dae, gamshamnida” seru Jessica tiba tiba membuat Taeyeon menoleh ke arahnya karena kaget Jessica menerima tawaran Tiffany

Kajja” Tiffany menyunggingkan senyum kemenangan sekali lagi lalu melenggang mempersilahkan Taeyeon dan Jessica duduk di meja nya.

Yoona POV

AIGOO, AIGOO, OMO!!

Apa apaan ini? Kenapa wanita itu muncul di tempat ini bagaimana bisa? AAA!!!!

Yoong” seseorang menepuk pundaku, aku menoleh

Sunny” ucapku

Bagaimana sekarang? Apa kita lanjut?” tanya nya

Tentu saja, ini harus dilanjutkan! Wanita itu bukan halangan bagiku, aku akan memikirkan cara membereskan nya nanti” kata ku mantap, Sunny mengangguk.

Tapi Yoong, aku penasaran apa yang dibicarakan orang tua mu dan wanita itu, sepertinya mereka bertengkar” ucap Sooyoung

Yah, jujur aku juga penasaran. Karena posisi ku dan “teman – temanku” sekarang berada di luar restoran berdiri dibelakang sebuah pohon cemara kecil yang diselimuti salju dan kami semua kedinginan.

Entalah” aku menggeleng

Sudalah, Seo. Kau sudah siap kan?” tanyaku ke Seohyun memastikan, dia mengangguk

Tapi Yoong kenapa harus aku?” tanya nya

Kau tidak sendiri kan ada Hyoyeon” kataku

Dae” Hyoyeon mengangguk menyetujui ucapanku

Tapi … “ ucapan Seohyun kuputus dengan berkata

Kau pasti bisa Seo Joo Hyun, fighting!!” kuberi semangat padanya

Fighting!!” Sooyoung dan Sunny bersamaan member semangat pula.

Seohyun mengangguk pasrah, dia menarik nafas dan menghembuskan nya. Hembusan yang terdengar cukup berat.

Kajja” Hyoyeon mengajak Seohyun menarik tanganya, Seohyun mengangguk dan berjalan mengikuti Hyoyeon.

Seohyun, Hyoyeon aku menyuruhnya menampakan diri pada orang tuaku supaya pelaksanaan misi dan visi ini lebih mudah. Mereka akan jadi bergerak sebagai boneka dan aku dalangnya. Memang aku merasa tak cukup hati memilih mereka diantara kami, tapi kalau aku yang melakukanya itu jelas tidak mungkin. Semuanya akan berantakan, sementara Sooyoung dan Sunny mereka berdua tidak menunjukan tampang tampang menjanjikan dan bisa dipercaya. Yah, bukanya aku menghina mereka. Tapi, heyy? siapa yang bisa mengalahkan tampang lugu dan polosnya Seohyun semua orang pasti akan langsung percaya pada perkataan nya. Dan Hyoyeon dia punya kemampuan yang cukup baik dalam bicara dan memanipulasi. Atas pertimbangan dan pemikiran diatas itulah kurasa duet mereka berdua akan berjalan dengan hebat. Yah, semoga.

Author POV

Tiffany merasa menyesal membiarkan Jessica dan Taeyeon duduk satu meja denganya. Dia menyesal karena kesal melihat Taeyeon yang bersikap mesra dengan Jessica. Taeyeon sebetulnya sengaja melakukan itu, bersikap mesra di depan Tiffany supaya Tiffany cemburu karena dia kesal atas semua sikap Tiffany hari ini.

Anneyong haseyo” suara orang menyapa Taeyeon dan Tiffany

Oh, anneyong. Seohyun Hyoyeon” Taeyeon kaget melihat kehadiran mereka

Nuguya?” tanya Tiffany memperhatikan Seohyun dan Hyoyeon

Mereka teman bermain Yoona” Jessica menjelaskan

Jinja?” tanya Tiffany

Dae” Taeyeon mengangguk membenarkan

Aigoo, bagaimana seorang ibu tidak tau siapa teman putri nya. Bahkan yang bukan siapa siapa saja mengetahuinya” lanjut Taeyeon

Kim Taeyeon cukup! Kau jangan membuatku marah” Tiffany memperingatkan

Kalian kesini untuk berlibur?” seakan tak mendengar ucapan Tiffany, Taeyeon justru mengajukan pertanyaan lain untuk Seohyun dan Hyoyeon

Aniya, kami diundang untuk menyanyi di tempat ini” jelas Hyoyeon

Dae” Seohyun membenarkan

Kalian penyanyi?” tanya Tiffany

Tidak sehebat anda, kami hanya menyanyi dari caffe ke caffe untuk menyalurkan hobi” jelas Hyoyeon, Tiffany mengangguk angguk.

Kalau begitu permisi” Seohyun menundukan kepala meminta izin

Dae” jawab Taeyeon, Jessica dan Tiffany hampir serempak

Seohyun dan Hyoyeon lalu berjalan menuju mini stage bersiap siap untuk menyanyi yang sebenarnya adalah salah satu misi perdamaian milik Yoona. Seohyun akan menyanyi kan lagu dan Hyoyeon bermain gitar dari lagu favorit Taeyeon dan Tiffany saat mereka masih berkencan dulu.

Hyoyeon memulai petikan gitar nya Seohyun pulai menyanyi.

L is for the way you look at me

O is for the only one I see

V is very, very extraordinary

E is even more than anyone that you adore can

Love is all that I can give to you

Love is more than just a game for two

Two in love can make it

Take my heart and please don’t break it

Love was made for me and you

Taeyeon dan Tiffany langsung menoleh ke arah panggung begitu mendengar lagu yang dinyanyikan Seohyun. Mereka lalu saling memandang sesaat seakan mengatakan satu sama lain “lagu ini?”

Wah, aku suka lagu ini. Seohyun menyanyi bagus sekali” komentar Jessica

Dae” Taeyeon mengangguk lalu kembali memandang Tiffany.

Tiffany berusaha melepaskan diri dari tatapan Taeyeon, karena itu dia membuang muka nya. Tiffany pura pura sibuk melanjutkan sarapan tetapi dalam hatinya dia berkata.

Taeng, kau masih ingat lagu ini bukan?” katanya.

Sementara itu Taeyeon walaupun Tiffany sudah menunduk dan pura pura melanjutkan sarapan dia tetap memandang Tiffany. Taeyeon juga berkata dalam hatinya.

Tiffany, aku tidak pernah lupa lagu ini” katanya.

Lirik lirik lagu dan petikan gitar yang di bawakan Seohyun dan Hyoyeon membuat sebuah puzzle ingatan Taeyeon dan Tiffany yang lama terkubur terpecah kembali. Ingatan akan kencan pertama mereka hari dimana Taeyeon menyatakan cinta padanya.

Flashback

Restoran itu mewah. Setiap sudutnya menggambarkan begitu jelas rasa yang dimiliki sang penciptanya. Detailnya sungguh mengagumkan membuat orang berdecak kagum dengan langit langit mewah dan lampu lampu mahal tergantung di sana sini. Dinding berwarna merah maroon dan properti bewarna emas merupakan paduan pencampuran kesan klasik dan mewah yang begitu hebat. Pencahayaan yang redup seperti kunang kunanglah yang menerangi tempat itu.

Di dalam restoran itu seorang gadis berambut panjang sebahu duduk di meja nya. Gaun malam nya yang indah bersinar membuatnya terlihat begitu cantik. Namun sayang wajah cantiknya tidak terpancar seutuhnya karena tertutupi ekspresi tidak menyenangkan. Ekspresi kesal yang diperlihatkan gadis itu. Gadis itu kesal karena dibuat menunggu oleh seseorang. Seseorang yang dinantikan gadis itu datang tepat ketika sang gadis telah menunggu lebih lama dari pada yang dapat ia pikirkan. Seseorang itu adalah pria yang dicintai sang gadis.

Gadis itu tersenyum senang melihat si pria datang. Tanpa berkata apapun si pria menarik kursi di dan duduk di depan gadis itu dengan senyuman tersungging. Si gadis sedikit kecewa dengan sikap pria itu. Dia mengharap si pria melakukan lebih dari membalas senyuman nya, dia ingin si pria itu berkata ‘maaf” karena telah membuatnya menunggu ataupun ‘maaf’ karena telah datang terlambat. Tapi walau menit menit berikutnya datang dan berlalu si pria tidak mengucapkan kata yang diinginkan sang gadis.

Mereka berdua duduk saling menatap dan tersenyum dengan cahaya lilin pada meja mereka, memesan makanan dan memakan hidangan itu. Suasana itu begitu sepi, tidak ada percakapan apapun hanya ada senyuman dari si pria yang membuat sang gadis merasa kesal. Dia tidak pernah membayangkan suasana kencan pertama nya begitu sepi ini. Memang dia mengharapkan si pria terus tersenyum kepadanya tapi gadis itu juga berharap terjadi percakapan hangat di antara mereka. Perbincangan kecil mengenai ini dan itu yang membuat mereka semakin dekat.

Tiffany” pria itu memanggil nama sang gadis

Dae” jawab si gadis bersemangat menantikan apakah suasana sepi ini bisa berhenti

Kau mau pesan yang lainya?” tanya pria itu sedikit mengecewakan si gadis mendengar pertanyaan nya. Si gadis menggeleng dia tidak ingin memesan yang lain.

Kalau begitu aku ingin memesan” kata pria itu tersenyum, dia mengangkat tangan memberi petunjuk kalau dia ingin memesan. Si gadis menghela nafas kecil dan memilih fokus menghabiskan hidangan nya. Dia sudah tidak mau berharap lebih.

Ketika gadis itu mulai sibuk mengiris lamb steak nya dengan kesal dia merasa beberapa orang mendekat kepadanya, dia merasa sebuah suara semakin dekat dengan nya. Suara itu seperti alunan musik dari biola tapi dia juga bisa mendengar suara saxsofone. Semakin lama suara itu terdengar jelas di telinga si gadis. Rasa penasaranya memuncak dia menoleh dan mendapatkan suatu keterkejutan besar. Beberapa orang pria dan wanita masing masing dengan tuxedo serta gaun malam memainkan beberapa alat musik membawakan sebuah instrument lagu ‘Love’ milik Nat King Cole. Satu diantara sekian orang itu tidak membawa alat musik melainkan sebuah nampan tertutup. Pria itu berjalan ke arahnya dan meletakan nampan tertutup di tengah meja lalu dengan sigap setelah nya membuka nampan itu. Si gadis membelalakan matanya semburat warna merah menghiasi wajahnya melihat isi dalam nampan itu. Nampan itu berisi sebuah rangkaian bunga mawar pink berbentuk hati dan di tengah tengahnya terdapat sebuah kotak perhiasan.

Bukalah” kata pria yang duduk di hadapanya

Kim Taeyeon ini … “ si gadis kehabisan kata

Perlu kubuka kan?” pria itu menawari, si gadis mengangguk.

Pria itu tersenyum dan segera membuka kotak perhiasan itu yang isinya membuat si gadis menutup mulutnya karena tak percaya melihatnya. Sebuah kalung dengan liontin ‘gembok’ yang begitu lux.

Would you be my girlfriend, Tiffany Hwang?” tanya pria itu

Dae” sang gadis mengangguk angguk menjawab dengan pasti, senyuman nya tidak bisa ditutupi.

Pria tersenyum juga mendengarnya, dia kemudian berdiri dan segera memasangkan kalung itu pada leher sang gadis. Gadis itu memegang liontin kalung nya begitu kalung itu telah melekat sempurna pada lehernya.

Gomawo” katanya menunjukan eye smile miliknya

Si pria itu duduk kembali dihadapanya tersenyum. Dia melonggarkan dasi yang dipakainya dan membuka kancing atas kemeja.

Ini” kata pria itu menunjukan kalung yang dia gunakan. Sebuah kalung dengan liontin berbentuk ‘kunci’

Hanya kunci ini yang bisa membuka gembok itu, dan hanya ini …” pria itu memegang dadanya

Hanya hati ini yang bisa membuka hatimu” lanjutnya tersenyum. Si gadis tersentuh mendengarnya, dia tersenyum lagi senyuman kesenangan yang begitu lebar. Dia sudah tidak bisa menutup nutupi rasa bahagia nya lagi.

Saranghaeyo” kata pria itu

Nado” jawab si gadis

Flashback end

Seohyun mengakhiri lagunya dengan petikan terakhir Hyoyeon pada gitar yang dimainkan nya. Taeyeon dan Tiffany terbangun dari lamunan nya. Tiffany mencuri pandang pada Taeyeon lalu dengan cepat membuang muka ketika Taeyeon menoleh ke arahnya. Tiffany lalu mengambil tas miliknya. Dia membuka tas itu dan melihat sebuah kotak kecil di dalamnya. Tiffany tersenyum dan membuka kotak itu sebuah kalung berliontin ‘gembok’ terdapat di dalamnya. Sementara itu Taeyeon memegangi dadanya tepatnya memegang liontin di kalung yang ia kenakan sekarang. Tiffany lalu mengelus liontin gembok itu dan tersenyum kecil sebelum menutup kotak itu. Dia kemudian menoleh kembali ke arah Taeyeon dan Jessica yang nampak sedang berbincang bincang. Membuatnya merasa sedih melihatnya. Tiffany merasa hanya dialah yang memiliki semua kenangan itu seorang diri. Karena itu ia bangkit berdiri, Taeyeon dan Jessica menoleh ke arah Tiffany mereka terkejut. Bukan hanya karena Tiffany yang tiba tiba berdiri dengan menghentakan kursi nya dengan keras tapi juga dengan seseorang yang berdiri di belakang Tiffany.

To be continued . . . . .

30 thoughts on “GENIE CHAPTER 4 – TAENY FANFICTION

  1. ye ye ye yeee,.. *goyang itik
    akhirnya author updt lagi,..
    ahhh sicca gangu deh, tuh jg kwon seobang pasti bntar lg nongol . yg orng dibelkang pany itu pan yakk.
    masih setia nunggu sweet moment taeny,.. ayooo yoong cemungudd cemungud,..
    author jg hwaiting ,..!!!
    ditunggu next chapnya..

  2. Disini author nya ada dua yah?? .. Woah~ yang berdiri dibelakang Fany pasti Yul deh bener gak thor?? .. Gak kepikir kalao Sica juga ada di Jeju ckck .. Woah penembakan Taeyeon ke Fany romantis banget cih? Hahaha .. Tapi, sekarang malah terjebak dikesalah pahaman u,u .. Oke thor semoga next chap nya gak lama lagi wkwkwkwk~

  3. Oke sip itu yang tiba tiba dateng yuri kayanya .__. semua aja kumpul ya disana aduh
    Jadi sica sama taeyeon itu pacaran apa taeyeon cuma manas manasin tiffany aja ya?kasian amet sicanya hhe

  4. aakhirnya lanjut juga….’0′ #gigitgigitbantal gila gemes banget ama nih chapter..>,< ko bisa duluan sica yg nyampe dr pada yul..o,0

  5. Anyeong author,aq reader bru.
    Tpi aq dah bca hmpir smua ff d sni (yg main cast ny mmber snsd),,mian ya coment ny lngsung d sni.
    Thor aq ska tlisan mu#genben lgi,sukaaa..be ge te..
    Ok thor q tnggu next part ya.
    Author fighting.

  6. Lho aq dah coment kq ga da ya??
    Ok aq ulang lgi ya.
    Halo author aq reader bru..ank nya taeny. Bru nemu wp ini jga.
    Thor aq ska tlisan mu, suka jga sma cast nya.
    Apalgi klo genben..
    Thor izin bca ff laen nya ya..
    Ok thor q tnggu lgi ff laen nya.
    Author fighting..!

  7. taeyeon cri mati kmu..
    “ya ya tidak perlu panik aq sudah bosan melihatna”…hahaha kocak bgt tpi bnr jg cey hhah ayo dund taeng lurusin smua mslah na kmbli lah pd ppany??
    thor cpt update ya hwaitaeng

  8. Author mian ya aq coment nya d ulang2, hbs kmaren klo aq comen trz aq cek kq g ada.mka nya d ulang2. Mian ya.

  9. Hah liat flashback taeny jd snyum2 gaje aish taeng romantis bngt sich…😉
    Tp syang knp jessi jd pngganggu hbungan mreka mana yuri jg nyusul lg (¬˛¬*) bkin emosi jessi ma yuri ja udah biarin taeny brsatu kmbali, yoong lbih semngat lg ya nyatuin kdua ortu mu itu fighting!!!
    Authornya jg ┌┐(•ˋoˊ•)┌┐”̮ Sεε♍åªànGɑɑŦ “̮

  10. Taeny pleaseeee bersatuuu. Mereka bener” gengsi buat nyatain yg sebenernya mereka rasain. Lagin tuh jessica bebel banget gak mau pergi dr hidupnya taeng.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s